Fakta Nasional

Mencekam! Israel Gempur Teheran Usai Iran Ancam Blokade Total Selat Hormuz

FAKTANASIONAL.NET - Konflik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada Jumat, 13 Maret 2026. Militer Israel mengonfirmasi telah meluncurkan gelombang serangan udara besar-besaran yang menargetkan ibu kota Iran, Teheran. Aksi militer ini merupaka…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 13 March 2026 📖 1 menit
Mencekam! Israel Gempur Teheran Usai Iran Ancam Blokade Total Selat Hormuz
Foto: REUTERS

FAKTANASIONAL.NET - Konflik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada Jumat, 13 Maret 2026. Militer Israel mengonfirmasi telah meluncurkan gelombang serangan udara besar-besaran yang menargetkan ibu kota Iran, Teheran.

Aksi militer ini merupakan respons langsung terhadap pernyataan Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang memerintahkan penutupan total Selat Hormuz bagi jalur perdagangan internasional.

Hingga saat ini, sosok Mojtaba Khamenei belum muncul ke publik sejak resmi memegang kendali kekuasaan.

Dilansir dari pada 13 Maret 2026, BBC Persian melaporkan adanya spekulasi kuat bahwa putra Ali Khamenei tersebut mengalami luka serius atau bahkan tewas dalam serangan sebelumnya.

Namun, perintah resminya yang dibacakan di televisi nasional menunjukkan bahwa Iran tetap pada jalur konfrontasi keras dengan memblokir urat nadi minyak dunia.

Situasi di lapangan kian kacau setelah tiga kapal kargo di Teluk dilaporkan diserang oleh pasukan Iran.

Sementara itu, badan pengungsi PBB mencatat angka mengerikan; sekitar 3,2 juta warga Iran terpaksa mengungsi di dalam negeri sejak serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat dimulai pada 28 Februari lalu.

Ketegangan ini juga meluas ke Lebanon, di mana serangan udara Israel di Beirut menewaskan delapan orang warga sipil dalam satu malam.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK