Menjadi Korban Penipuan Investasi eFishery, KWAP: Investasi 200 Juta Ringgit Malaysia
FAKTANASIONAL.NET - Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Malaysia, Anwar Ibrahim mengungkapkan Dana Pensiun Malaysia (Kumpulan Wang Persaraan/KWAP) menjadi salah satu korban penipuan investasi startup perikanan, eFishery. KWAP telah menginvest…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Malaysia, Anwar Ibrahim mengungkapkan Dana Pensiun Malaysia (Kumpulan Wang Persaraan/KWAP) menjadi salah satu korban penipuan investasi startup perikanan, eFishery.
KWAP telah menginvestasikan hampir RM 200 juta atau sekitar Rp860 miliar (kurs Rp4.300) di eFishery.
Dana pensiun para abdi negara dikelola KWAP.
Penipuan ini berupa manipulasi laporan keuangan oleh manajemen perusahaan rintisan.
"Keputusan tersebut telah melalui proses evaluasi dan tata kelola, berdasarkan informasi yang tersedia pada saat itu, yang mencakup verifikasi laporan keuangan oleh auditor bersertifikat yang diakui secara internasional," katanya dalam laporan tertulis kepada parlemen pada hari Rabu (15/7/2026).
"Pada saat yang sama, konsorsium investor, termasuk KWAP, juga melakukan uji tuntas independen untuk memastikan bahwa semua informasi lengkap dan valid untuk pertimbangan investasi."
Beberapa investor institusional internasional juga berinvestasi di eFishery seperti Temasek, SoftBank, 42XFund, dan Northstar.
"Meskipun demikian, investasi eFishery merupakan penipuan yang direncanakan, dan terdapat manipulasi laporan keuangan oleh manajemen eFishery."
eFishery dilaporkan telah memperoleh dana sebesar US$200 juta dari putaran pendanaan Seri D pada 2023.
Dari jumlah tersebut sebanyak US$47,7 juta berasal dari KWAP.
Anwar Ibrahim menjawab pertanyaan anggota parlemen Subang Wong Chen tentang langkah-langkah pertanggungjawaban apa yang telah atau akan diambil terhadap dewan direksi.
Kemudian, panel investasi, manajemen senior KWAP terkait persetujuan dan pengawasan investasi tersebut.
"Konsorsium investor, termasuk KWAP, telah memulai tindakan hukum dan upaya untuk memulihkan dana tersebut," tuturnya.
"KWAP juga telah melakukan tinjauan komprehensif terhadap proses evaluasi, persetujuan, dan pengawasan investasi tersebut, dengan temuan yang disampaikan kepada dewan direksi KWAP untuk diteliti dan dipertimbangkan." (adm)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.