Fakta Nasional

Menlu Sugiono di Hari ASEAN ke-59: Keberhasilan Kawasan Diukur dari Manfaat Nyata bagi Rakyat

FAKTANASIONAL.NET — Kerja sama di kawasan Asia Tenggara harus mampu memberikan dampak dan manfaat yang dirasakan langsung oleh seluruh masyarakatnya. Penegasan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, saat menghadir…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 11 August 2026 📖 1 menit
Menlu Sugiono di Hari ASEAN ke-59: Keberhasilan Kawasan Diukur dari Manfaat Nyata bagi Rakyat
Peringatan Hari ASEAN ke-59 dan Arah Kebijakan Luar Negeri ASEAN/Dok. Kemlu RI

FAKTANASIONAL.NET — Kerja sama di kawasan Asia Tenggara harus mampu memberikan dampak dan manfaat yang dirasakan langsung oleh seluruh masyarakatnya.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, saat menghadiri Peringatan ke-59 Hari ASEAN yang berlangsung di Markas Besar ASEAN, Jakarta (8/8).

Menlu Sugiono menekankan bahwa tolok ukur utama keberhasilan organisasi kawasan ini terletak pada kesejahteraan dan keamanan rakyat di negara-negara anggotanya.

“Keberhasilan ASEAN akan diukur dari kemampuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, memperoleh pekerjaan yang layak, hidup dengan aman, serta menatap masa depan dengan penuh keyakinan,” tutur Menlu Sugiono dikutip Senin (10/8/2026).

Baca Juga: Hadapi Gejolak Global, Menlu Sugiono Dorong ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Rantai Pasok

Guna mencapai sasaran tersebut, ASEAN dituntut untuk terus memperkuat kapasitas internalnya dalam melindungi warga dari berbagai gejolak dan krisis global.

Langkah strategis yang perlu diambil meliputi penguatan ketahanan pangan dan energi, perlindungan warga negara saat krisis, hingga penyiapan generasi muda melalui pendidikan dan peningkatan keterampilan agar siap memimpin di masa depan.

Dalam menavigasi dinamika geopolitik global, Menlu Sugiono menegaskan pentingnya menjaga netralitas kawasan.

ASEAN tidak boleh terseret dalam rivalitas kekuatan besar dunia.

“Dunia saat ini membutuhkan bridge-builder yang mampu meredakan ketegangan, menumbuhkan kepercayaan, dan menjaga dialog tetap berjalan. Inilah peran yang telah dimainkan ASEAN selama hampir enam dekade,” tutur Menlu Sugiono.

Prinsip persatuan, perdamaian, dan dialog yang dipegang teguh sejak 1967 dinilai menjadi modalitas utama yang menjaga sentralitas ASEAN sebagai jangkar stabilitas kawasan.

Ke depan, ASEAN diharapkan terus mandiri dalam menentukan arah keijakannya serta memperkuat kelembagaan demi mewujudkan Visi Komunitas ASEAN 2045.

Peringatan Hari ASEAN ke-59 ini sekaligus mencatatkan sejarah baru. Acara tersebut menjadi momen perdana yang dihadiri oleh 11 negara anggota secara penuh setelah bergabungnya Timor-Leste pada November 2025 lalu.

Perayaan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, korps diplomatik negara anggota, serta perwakilan perwakilan negara sahabat di Jakarta.

Baca Juga: Presiden Prabowo Bakal Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Filipina, Bahas Dampak Konflik Iran-AS


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK