Menteri Pertahanan Israel Ungkap Rencana Pemindahan Warga Gaza
FAKTANASIOLAN.NET - Israel disebut telah menyiapkan skenario pemindahan penduduk Palestina dari Jalur Gaza. Rencana tersebut masih menunggu persetujuan Amerika Serikat (AS), terutama terkait lokasi tujuan warga Gaza yang akan dipindahkan. Menteri Pe…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIOLAN.NET - Israel disebut telah menyiapkan skenario pemindahan penduduk Palestina dari Jalur Gaza. Rencana tersebut masih menunggu persetujuan Amerika Serikat (AS), terutama terkait lokasi tujuan warga Gaza yang akan dipindahkan.
Menteri Pertahanan Israel Katz menyampaikan bahwa pemerintahnya telah menyiapkan berbagai opsi untuk melaksanakan pemindahan tersebut. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi yang digelar media Israel, Ynet dan Yedioth Ahronoth, pada Rabu.
“Pada akhirnya, tidak ada solusi nyata bagi Gaza tanpa adanya migrasi ini,” ujar Katz.
Ia kemudian menegaskan kesiapan pemerintah Israel untuk menjalankan rencana tersebut melalui berbagai jalur.
“Pemerintah Israel terorganisir dan siap untuk mengeluarkan mereka—melalui jalur laut, udara, maupun segala cara yang memungkinkan,” kata Katz.
Pernyataan tersebut dilansir The New Arab dan dikutip SINDOnews pada Kamis, 3 September 2026. Sementara itu, Kedutaan Besar AS mengarahkan permintaan komentar terkait rencana tersebut kepada Departemen Luar Negeri AS di Washington.
Gagasan pemindahan penduduk Gaza sebelumnya juga pernah disampaikan Presiden AS Donald Trump. Pada awal masa jabatan keduanya, Trump secara terbuka menyerukan agar sekitar 2 juta warga Palestina meninggalkan Jalur Gaza.
Rencana pemindahan paksa tersebut menuai perhatian serius karena pemindahan penduduk sipil di wilayah pendudukan dinilai bertentangan dengan ketentuan hukum humaniter internasional. Dalam referensi SINDOnews, pemindahan paksa warga sipil di wilayah pendudukan disebut sebagai kejahatan perang berdasarkan Konvensi Jenewa.
Hingga Kamis, 3 September 2026, belum terdapat keterangan mengenai keputusan final pemerintah AS terkait rencana Israel tersebut. Persetujuan Washington menjadi salah satu faktor yang disebut masih ditunggu Israel sebelum menentukan ke mana warga Gaza akan dipindahkan.
Artikel ini ditulis berdasarkan laporan SINDOnews oleh Muhaimin, Kamis, 03 September 2026, pukul 11:11 WIB, dengan judul “Israel Ingin Usir Paksa Penduduk Gaza, Masih Tunggu Persetujuan AS”.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.