Fakta Nasional

Mojtaba Khamenei Mengamuk! Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Serangan Balasan

FAKTANASIONAL.NET - Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, membuat pernyataan mengejutkan yang mengguncang stabilitas ekonomi global. Pada Kamis, 12 Maret 2026, Dilansir daei AFP, ia secara resmi memerintahkan Garda Revolusi Iran untuk memb…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 13 March 2026 📖 1 menit
Mojtaba Khamenei Mengamuk! Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Serangan Balasan
Mojtaba Khamenei pemimpin agung ketiga Republik Islam Iran/(instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, membuat pernyataan mengejutkan yang mengguncang stabilitas ekonomi global.

Pada Kamis, 12 Maret 2026, Dilansir daei AFP, ia secara resmi memerintahkan Garda Revolusi Iran untuk memblokade total Selat Hormuz.

Jalur ini merupakan urat nadi vital yang dilewati seperempat perdagangan minyak dunia melalui jalur laut.

BACA JUGA: Teheran Bantah Rumor Mojtaba Khamenei Terluka Akibat Serangan

[caption id="attachment_47347" align="alignnone" width="1296"] Lokasi Selat Hormuz di Peta/(fkn)[/caption]

Langkah ini diambil sebagai respons atas kematian ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas akibat serangan udara sebelumnya.

Mojtaba yang baru saja naik takhta menegaskan bahwa penggunaan Selat Hormuz sebagai "pengungkit" ekonomi adalah harga mati yang harus diambil Iran saat ini.

Ia juga menyerukan kepada negara-negara di kawasan Teluk untuk segera menutup pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah mereka.

Dengan nada penuh emosi, ia bersumpah akan membalas setiap tetes darah anggota keluarganya yang tewas dalam konflik terbuka melawan agresi Israel-AS.

Dampak dari perintah blokade ini langsung terasa secara instan di pasar global. Komandan AL Iran, Alireza Tangsiri, menyatakan kesiapan pasukannya untuk memberikan pukulan keras kepada musuh.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mulai menghadapi tekanan politik hebat karena harga minyak dunia meroket melampaui 100 dolar per barel. Krisis energi global kini membayangi negara-negara maju seiring terhentinya lalu lintas kapal tangker di Teluk.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK