Negosiasi Alot, TNI Berhasil Bebaskan 4 ABK WNI yang Disandera Perompak di Gabon
FAKTANASIONAL.NET – Upaya diplomasi dan koordinasi intensif yang dilakukan TNI melalui Atase Pertahanan (Athan) RI di Abuja membuahkan hasil manis. Empat Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang diculik oleh perompak di lepas pantai G…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Upaya diplomasi dan koordinasi intensif yang dilakukan TNI melalui Atase Pertahanan (Athan) RI di Abuja membuahkan hasil manis.
Empat Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang diculik oleh perompak di lepas pantai Gabon, Afrika Tengah, akhirnya berhasil dibebaskan.
Para korban penyanderaan yang diculik sejak Minggu, 11 Januari 2026 tersebut, saat ini telah tiba dengan selamat di Lagos, Nigeria, pada Jumat (6/3/2026) dengan didampingi langsung oleh pihak Athan RI.
Proses Negosiasi yang Panjang
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, mengungkapkan bahwa pembebasan ini tidak terjadi dalam semalam.
Diperlukan komunikasi yang alot dan persisten dengan kelompok pembajak untuk memastikan keselamatan para sandera.
Baca Juga: TNI Siaga 24 Jam: Respons Panglima atas Eskalasi Global dan Proteksi WNI di Kawasan Konflik
“Pembebasan para ABK tersebut terjadi setelah melalui proses negosiasi dengan para pembajak yang berlangsung cukup lama hingga akhirnya tercapai kesepakatan pada 3 Maret 2026,” ujar Brigjen Aulia dalam keterangan resminya, Jumat (6/3/2026).
Identitas WNI dan Kondisi Pasca-Pembebasan
Dalam operasi pembebasan tersebut, total terdapat sembilan orang yang berhasil diselamatkan, di mana empat di antaranya adalah warga negara Indonesia. Berikut adalah identitas keempat ABK WNI tersebut:
-
Abdul Ajis
-
Aditia Permana
-
Mohamad Fardan Mubarok
-
Eka Trenggana
Saat ini, keempatnya ditempatkan di fasilitas penampungan yang aman di Lagos.
Langkah ini diambil untuk memastikan mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh dan pemulihan kondisi fisik setelah masa penyanderaan yang berat.
Sinergi Lintas Negara
Keberhasilan operasi ini diklaim sebagai buah dari kolaborasi solid antara instansi pemerintah Indonesia dengan pihak internasional. Brigjen Aulia mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara berbagai elemen diplomatik dan swasta.
“Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi antara Athan RI di Abuja, KBRI di Abuja, Kedutaan Besar Tiongkok di Gabon, perusahaan IB Fish, Athan Tiongkok di Abuja, serta Ketua Komunitas Tiongkok di Lagos,” tambahnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.