Netanyahu Ancam Iran dengan Kekuatan Besar
FAKTANASIONAL.NET - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melontarkan ancaman terbuka terhadap Iran pada Senin (9/6/2026). Dalam pidatonya yang dikutip majalah TIME, Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan ragu melancarkan serangan besar…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melontarkan ancaman terbuka terhadap Iran pada Senin (9/6/2026).
Dalam pidatonya yang dikutip majalah TIME, Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan ragu melancarkan serangan besar untuk melumpuhkan Iran jika Teheran kembali melakukan provokasi militer.
Pernyataan ini keluar meskipun sebelumnya terdapat sinyal dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengenai penghentian tembakan.
Netanyahu menekankan bahwa tindakan Israel dalam menyerang balik adalah bentuk hak pertahanan diri yang sah. Ketegangan ini terjadi di tengah desakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar kedua negara segera mengakhiri aksi saling tembak.
Meski Trump berusaha menengahi, serangan Israel ke fasilitas petrokimia di Bandar-e Mahshahr dan pemboman di beberapa kota Iran menunjukkan bahwa upaya diplomatik menghadapi ujian berat.
Situasi kian kompleks dengan keterlibatan kelompok Houthi yang mengklaim bertanggung jawab atas peluncuran rudal ke Israel dari Yaman. Houthi secara terbuka mengumumkan larangan navigasi maritim bagi kapal-kapal Israel di Laut Merah.
Analis hubungan internasional, William Figueroa dari Universitas Groningen, menilai bahwa strategi Presiden Trump untuk mengaitkan Kesepakatan Abraham dengan perdamaian AS-Iran kini menghadapi tantangan besar.
Selain masalah nuklir dan pengawasan Selat Hormuz, pertempuran berkelanjutan antara Israel dan Hezbollah di Lebanon tetap menjadi batu sandungan utama.
Dengan lebih dari 3.500 korban jiwa sejak Maret, tuntutan Iran akan penghentian permanen serangan Israel di seluruh wilayah menjadi syarat mutlak yang belum terpenuhi, membuat kesepakatan damai yang digadang-gadang Washington masih jauh dari kata final.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.