Fakta Nasional

Parlemen UE Desak FIFA Investigasi Gianni Infantino

FAKTANASIONAL.NET - Sebanyak 35 anggota Parlemen Uni Eropa (UE) melayangkan desakan keras kepada Komite Etik FIFA untuk segera melakukan investigasi terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino. Aksi ini dipicu oleh keputusan kontroversial FIFA yang men…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 10 July 2026 📖 1 menit
Parlemen UE Desak FIFA Investigasi Gianni Infantino
Parlemen UE Desak FIFA Investigasi Gianni Infantino/(Instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Sebanyak 35 anggota Parlemen Uni Eropa (UE) melayangkan desakan keras kepada Komite Etik FIFA untuk segera melakukan investigasi terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Aksi ini dipicu oleh keputusan kontroversial FIFA yang menangguhkan sanksi kartu merah bagi pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun, di Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut disinyalir berkaitan erat dengan komunikasi antara Infantino dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Para politisi UE menganggap intervensi ini sebagai aib yang merusak rasa keadilan dalam olahraga.

Anggota Parlemen seperti Barry Andrews dan Lara Wolters secara tegas menyatakan bahwa FIFA telah tunduk pada tekanan politik pemerintahan Trump demi menguntungkan pihak tertentu.

Infantino sendiri sempat berkilah bahwa keputusan penangguhan tersebut diambil oleh Komite Disiplin dan harus dihormati. Namun, ia gagal memberikan penjelasan transparan mengenai pihak yang memicu sidang darurat tersebut.

Sikap tertutup FIFA inilah yang membuat para anggota Parlemen UE mendesak asosiasi sepak bola Eropa (UEFA) untuk memberikan tekanan agar kasus ini diselidiki secara independen.

"Keindahan olahraga terletak pada aturan yang tidak memihak dan transparan," tegas para anggota parlemen dalam pernyataan tertulisnya.

Mereka berharap investigasi ini mampu membongkar apakah terdapat korelasi tidak etis antara Infantino dan Trump terkait akal-akalan aturan skorsing.

Hingga saat ini, desakan ini menjadi sorotan dunia internasional, mencerminkan kekhawatiran publik bahwa integritas Piala Dunia 2026 tengah terancam oleh kepentingan politis yang mencampuri otoritas olahraga global.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK