Fakta Nasional

Pejabat Tinggi Iran Ali Larijani Tewas dalam Serangan Udara Israel!

FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Israel mengonfirmasi tewasnya tokoh keamanan senior Iran, Ali Larijani, dalam serangan udara pada Senin malam, 16 Maret 2026. Selain Larijani, kepala pasukan paramilite…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 19 March 2026 📖 1 menit
Pejabat Tinggi Iran Ali Larijani Tewas dalam Serangan Udara Israel!
Pejabat Tinggi Iran Ali Larijani Tewas dalam Serangan Udara Israel!/(bbc)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Israel mengonfirmasi tewasnya tokoh keamanan senior Iran, Ali Larijani, dalam serangan udara pada Senin malam, 16 Maret 2026.

Selain Larijani, kepala pasukan paramiliter Basij, Gholamreza Soleimani, juga dilaporkan tewas. Informasi ini dikonfirmasi oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada Selasa, 17 Maret 2026.

Pembunuhan Larijani menandai hilangnya pejabat paling senior Iran sejak kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada akhir Februari lalu.

Serangan ini merupakan bagian dari operasi militer masif yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat terhadap apa yang mereka sebut sebagai "Poros Kejahatan".

Iran sendiri telah membalas dengan rentetan rudal ke wilayah Israel dan pangkalan militer AS di negara-negara Arab.

Perang yang kian meluas ini berdampak langsung pada ekonomi global melalui lonjakan harga minyak mentah.

Serangan balasan Iran telah menghentikan produksi minyak di beberapa negara teluk dan mengganggu jalur ekspor vital di Selat Hormuz.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan krisis energi global yang panjang jika gencatan senjata tidak segera tercapai di wilayah yang tengah membara tersebut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK