Pelajar di Nizhue China Dibikinkan Pemerintah Bus Sekolah Langit
FAKTANASIONAL.NET - China membikin dua lift tebing setinggi 280 meter sebagai 'bus sekolah langit' untuk memudahkan akses anak-anak pedalaman pergi dan pulang sekolah. Lift tersebut terletak di ngarai Nizhue yang terpencil di Provinsi Yunnan, barat…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - China membikin dua lift tebing setinggi 280 meter sebagai 'bus sekolah langit' untuk memudahkan akses anak-anak pedalaman pergi dan pulang sekolah.
Lift tersebut terletak di ngarai Nizhue yang terpencil di Provinsi Yunnan, barat daya China. Lift kaca yang menempel pada tebing curam itu membuat perjalanan ratusan anak dari desa sekitar menuju SD Desa Guanzhai menjadi jauh lebih aman dan cepat.
BACA JUGA
AMPUN… Pelajar Batui 5, Sulteng Harus Seberangi Sungai Tiap Sekolah
Sebelum ada dua lift itu, ratusan pelajar harus mendaki gunung melewati jalan setapak untuk berangkat sekolah, dan menuruninya saat pulang. Sekali perjalanan ditempuh jalan kaki sekitar 3,5 jam. Jadi, pergi pulang sekolah total tujuh jam.
Itu pun ratusan pelajar di pedalaman itu harus melewati pinggir jurang curam setinggi lift tersebut. Jika salah sedikit, terpeleset, pasti mati. Dan, memang banyak yang mati terpeleset.
Sekarang, proyek yang baru rampung dibangun ini diberi nama Fuyao. Lift terbaru ini hadir bersama dengan lift bernama Qingyun, yang sudah dibangun sekitar empat tahun lalu.
BACA JUGA
BGN Perluas MBG ke Wilayah 3T, 15.000 Sekolah di Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Dilansir dari Global People, kedua lift ini memastikan warga lokal, termasuk anak-anak sekolah, tidak perlu lagi menyusuri jalan setapak pegunungan yang berbahaya dengan berjalan kaki.
Cai Xiong, Chairman dari Xuanwei Yatuo Tourism Development, perusahaan konstruksi di balik proyek ini, menjelaskan bahwa lift baru ini melintasi dinding tebing tegak lurus setinggi 288 meter. Hal ini membuat jalur jalannya 20 meter lebih tinggi daripada lift yang lama.
"Fuyao bergerak dari dasar ke puncak hanya dalam waktu 50 detik, hampir dua kali lebih cepat dibandingkan Qingyun. Lift ini juga mampu mengangkut hingga 81 penumpang sekaligus, hampir dua kali lipat dari kapasitas sebelumnya," kata Cai.
Nama kedua lift tersebut terinspirasi dari karya sastra klasik China. Nama Qingyun membangkitkan makna "membumbung tinggi ke angkasa", sedangkan Fuyao diterjemahkan sebagai "mengejar cita-cita yang lebih tinggi".
Bersama dengan kereta gantung, kedua lift tebing ini menghubungkan Desa Nizhuhe yang terletak di dasar ngarai dengan sekolah dasar yang berada di area dataran tinggi.
BACA JUGA
Setelah berjalan kaki sejauh satu kilometer dari rumah, anak-anak dapat menaiki salah satu lift untuk naik ke atas tebing secara gratis, lalu melanjutkan sisanya menggunakan kereta gantung. Mereka bisa sampai di sekolah dalam waktu kurang dari setengah jam.
Sebelum lift-lift ini dibangun, satu-satunya cara untuk mencapai puncak adalah melalui jalan setapak curam berkelok-kelok, dengan pijakan kaki yang dipahat di bebatuan serta rantai yang difungsikan sebagai pagar pengaman.
Selain itu, kehadiran dua lift ini juga menarik semakin banyak wisatawan. Hal ini pun berdampak positif pada tersedianya lapangan kerja baru serta meningkatnya pendapatan warga di kawasan tersebut.
Sejak Qingyun dibangun, kawasan wisata ngarai ini telah menyambut lebih dari 1 juta pengunjung. Kehadiran Fuyao kini semakin menggairahkan sektor pariwisata di sana.
Dengan kapasitas gabungan kedua lift yang mampu melayani hingga 1.200 penumpang per jam, lonjakan puncak pengunjung harian di kawasan tersebut meningkat drastis dari 4.000 menjadi 15.000 orang.
"Jika tren ini terus berlanjut, kami memperkirakan akan ada lebih dari 600.000 wisatawan tahun depan, dengan proyeksi pendapatan dari lift melampaui 3 juta yuan (sekitar Rp7,9 miliar)," kata Cai. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.