Fakta Nasional

Pemerintah Genjot Impor Minyak Mentah, LPG, dan BBM dari AS

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan meningkatkan impor komoditas energi seperti minyak mentah (crude oil), elpiji (LPG), dan bahan bakar minyak (BBM) dari Amerika Serikat. Langkah ini ditujukan untuk…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 18 April 2025 📖 1 menit
Pemerintah Genjot Impor Minyak Mentah, LPG, dan BBM dari AS
Ilustrasi/ekspor/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan meningkatkan impor komoditas energi seperti minyak mentah (crude oil), elpiji (LPG), dan bahan bakar minyak (BBM) dari Amerika Serikat.

Langkah ini ditujukan untuk menyelaraskan pencatatan neraca perdagangan kedua negara dan sekaligus meredam besaran tarif impor 32% yang dikenakan Pemerintahan Trump pada produk ekspor Indonesia.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa peningkatan impor energi AS akan menjadi salah satu instrumen diplomasi ekonomi penting, 17/4/2025.

Data menunjukkan saat ini impor LPG Indonesia dari AS sudah mencapai 54% dari total kebutuhan. Pemerintah menargetkan rasio ini naik menjadi 80–85%.

Sementara itu, porsi impor crude oil yang sebelumnya di bawah 4% ditetapkan akan melambung hingga lebih dari 40%.

Langkah ini memungkinkan Indonesia mendapatkan pasokan energi mentah dengan harga dan kualitas yang lebih kompetitif, sekaligus menyeimbangkan kembali selisih pencatatan neraca dagang di BPS dan data AS.

Untuk BBM, pemerintah juga tengah menyusun mekanisme teknis bersama

Pertamina dan tim lobi di Washington. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pimpin langsung pembahasan tarif dan kuota impor BBM dari AS.

Meski angka pastinya belum diumumkan, strategi ini diharapkan membuka akses lebih luas ke produk BBM AS dan mendukung ketersediaan bahan bakar di dalam negeri.

Dengan pendekatan diplomasi ekonomi yang terukur, Indonesia optimis neraca perdagangan akan semakin sehat dan stabilitas pasokan energi tetap terjaga.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK