Fakta Nasional

Pemerintah RI Pertimbangkan Kehadiran pada Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri Sugiono, menyatakan rencana kehadiran perwakilan tinggi untuk menghadiri prosesi pemakaman mendiang Ayatollah Ali Khamenei yang dijadwalkan pada Kamis, 9 Juli, di Imam Reza Shrine…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 08 July 2026 📖 1 menit
Pemerintah RI Pertimbangkan Kehadiran pada Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Pemerintah RI Pertimbangkan Kehadiran pada Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei/(ANTARA)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri Sugiono, menyatakan rencana kehadiran perwakilan tinggi untuk menghadiri prosesi pemakaman mendiang Ayatollah Ali Khamenei yang dijadwalkan pada Kamis, 9 Juli, di Imam Reza Shrine, Mashhad.

Sugiono, sebagaimana dikutip dari Antara, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu detail mengenai teknis waktu dan tempat akses kehadiran tersebut.

Langkah ini diambil setelah adanya undangan resmi dari pihak Iran untuk memberikan penghormatan terakhir bagi pemimpin mereka.

Sebelumnya, Indonesia sempat berencana mengirim Duta Besar RI untuk Iran sebagai representasi pemerintah karena padatnya agenda kenegaraan di tanah air.

Namun, situasi berubah pada 2 Juli ketika pemerintah mendapatkan konfirmasi bahwa pihak Iran membatasi akses kehadiran hanya bagi pejabat dengan level di atas duta besar.

Kondisi ini membuat Indonesia kesulitan mengirim perwakilan tambahan di menit-menit terakhir.

Meskipun begitu, Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, dipastikan telah hadir dalam prosesi penghormatan di Grand Mosalla, Teheran, pada Sabtu (4/7) bersama sejumlah warga negara Indonesia, dilansir dari ANTARA.

Kehadiran ini menjadi simbol empati Indonesia terhadap situasi yang dialami Iran pasca-serangan brutal Israel-AS pada Februari lalu yang memicu ketegangan panjang di kawasan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK