Peningkatan Produksi Minyak di Tengah Tantangan Decline Rate Tinggi: Target PHE 2025
INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memproyeksikan adanya peningkatan tipis pada produksi minyak mereka di akhir tahun 2025. Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, menyatakan produksi minyak perusahaan ditargetkan mencapai…
Dengarkan Ringkasan
INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memproyeksikan adanya peningkatan tipis pada produksi minyak mereka di akhir tahun 2025. Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, menyatakan produksi minyak perusahaan ditargetkan mencapai 559 ribu barel per hari (bph), lebih tinggi 0,6% dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada di level 556 ribu bph. Hingga saat ini, produksi minyak berada di kisaran 552-553 ribu bph. Capaian positif ini mencakup produksi domestik dan internasional. Komitmen PHE untuk menjaga ketahanan energi nasional ditunjukkan melalui berbagai kegiatan operasi, seperti realisasi pengeboran eksploitasi, workover, dan well service yang masif.
Ancaman Penurunan Produksi Gas dan Decline Rate
Di sisi lain, PHE memperkirakan produksi gas akan mengalami sedikit penurunan sekitar 3%, dari 2.833 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) tahun lalu menjadi sekitar 2.750 MMSCFD tahun ini. Tantangan terbesar yang dihadapi sektor hulu migas adalah tingkat penurunan produksi alami (decline rate) yang cukup tinggi. Awang mengungkapkan decline rate untuk minyak mencapai minus 22%, sementara gas minus 16%. Meskipun demikian, Subholding Upstream Pertamina terus berupaya menjaga stabilitas dan meningkatkan efisiensi operasi melalui kegiatan eksplorasi seperti survei seismik 2D dan 3D, serta pengeboran eksplorasi di berbagai sumur.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.