Fakta Nasional

Perang Hari Ketujuh: Israel Serang Bunker Komando di Tehran

FAKTANASIONAL.NET - Konflik bersenjata antara Israel dan Iran memasuki babak paling mematikan di hari ketujuh. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim telah melancarkan gelombang serangan ke-15 yang menargetkan infrastruktur inti rezim Iran. Salah…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 07 March 2026 📖 1 menit
Perang Hari Ketujuh: Israel Serang Bunker Komando di Tehran
Perang Hari Ketujuh: Israel Serang Bunker Komando di Tehran/(BBC)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Konflik bersenjata antara Israel dan Iran memasuki babak paling mematikan di hari ketujuh.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim telah melancarkan gelombang serangan ke-15 yang menargetkan infrastruktur inti rezim Iran.

Salah satu target utama yang berhasil dihancurkan adalah bunker komando militer di Tehran, yang diduga dipersiapkan oleh pemimpin tertinggi Iran untuk koordinasi perang, dilansir pada 7 Maret 2026.

Operasi penghancuran bunker tersebut melibatkan sedikitnya 50 jet tempur canggih milik Israel. Penduduk Tehran menggambarkan malam tersebut sebagai periode paling mencekam dengan ledakan yang terus bersahutan.

Di sisi lain, Iran tidak tinggal diam dan terus melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel, yang beberapa di antaranya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Arab Saudi, Qatar, dan Bahrain.

Di tengah eskalasi yang tak terkendali, upaya evakuasi warga negara asing mulai dilakukan.

Deputi PM Inggris, David Lammy, menyatakan bahwa penerbangan repatriasi dari Oman telah mulai mendarat di Inggris untuk menyelamatkan warga dari zona konflik.

Dunia internasional kini menyoroti dampak kemanusiaan yang semakin meluas seiring dengan hancurnya fasilitas publik dan meningkatnya jumlah pengungsi di kedua belah pihak.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK