Fakta Nasional

Pererat Kemitraan Strategis: Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraan di Pakistan, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanannya ke Moskow. Pesawat Kepresidenan RI dilaporkan mendarat di Bandara Vnukovo-2. Presiden terlihat mengenakan coat d…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 11 December 2025 📖 1 menit
Pererat Kemitraan Strategis: Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto/(instagram)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraan di Pakistan, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanannya ke Moskow. Pesawat Kepresidenan RI dilaporkan mendarat di Bandara Vnukovo-2. Presiden terlihat mengenakan coat dan peci hitam, disambut langsung oleh pejabat tinggi Rusia, termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Andrey Rudenko, serta Duta Besar RI untuk Federasi Rusia, Jose Antonio Morato Tavares, 10 Desember 2025.

Disambut Langsung oleh Presiden Putin di Kremlin

Momen penting terekam ketika Presiden Prabowo tiba di Kompleks Istana Kremlin. Ia disambut resmi oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin. Keduanya tampak berjabat tangan sebelum memasuki ruang pertemuan untuk memulai perundingan. Dalam kunjungan penting ini, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Fokus Pembahasan Pengembangan Kemitraan Bilateral

Kremlin sebelumnya telah mengumumkan agenda pertemuan kedua pemimpin. Fokus utama perundingan adalah membahas langkah-langkah konkret untuk memperdalam hubungan strategis antara Rusia dan Indonesia. Selain itu, isu-isu internasional dan regional terkini yang relevan bagi kedua negara juga akan menjadi topik bahasan. Kunjungan ini menggarisbawahi komitmen kedua negara untuk memperkuat kemitraan di berbagai sektor.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK