Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, RI-AS Perdalam Kerja Sama Militer dan Latihan Super Garuda Shield
FAKTANASIONAL.NET, INTERNASIONAL – Hubungan pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat memasuki babak baru yang lebih strategis. Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan kehormatan dari Assistant Secretary of War for Indo-…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET, INTERNASIONAL – Hubungan pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat memasuki babak baru yang lebih strategis.
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan kehormatan dari Assistant Secretary of War for Indo-Pacific Security Affairs Amerika Serikat, John Noh, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta.
Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (18/2) ini memfokuskan pada penyelarasan prioritas pertahanan demi menjaga stabilitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik.
Salah satu poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah persiapan latihan bersama Super Garuda Shield 2026.
Latihan militer skala besar ini dipandang bukan sekadar latihan rutin, melainkan simbol kuat dari hubungan kedua negara.
Baca Juga: Eskalasi Militer: Donald Trump Mencanangkan Serangan Darat di Meksiko
“Latihan ini dipandang sebagai wujud nyata interoperabilitas dan penguatan kepercayaan antarnegara sahabat,” demikian petikan poin utama dalam pembahasan agenda tersebut.
Selain kerja sama bilateral, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan posisi Indonesia yang konsisten dalam kancah global. Ia menyampaikan komitmen berkelanjutan Indonesia dalam misi kemanusiaan dan perdamaian dunia.
Menanggapi hal tersebut, John Noh menyampaikan apresiasinya terhadap peran strategis yang dimainkan Indonesia di kawasan.
Ia menyambut baik rencana penguatan kerja sama teknis pertahanan yang lebih terintegrasi.
Pertemuan ini diharapkan menjadi landasan bagi kedua negara untuk merespons dinamika keamanan di Indo-Pasifik secara transparan dan adaptif.
Dialog ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi pertahanan yang kuat adalah kunci untuk menghadapi tantangan keamanan masa depan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.