Fakta Nasional

Persediaan Amunisi Pertahanan Udara AS Hampir Habis, NBC News Laporkan Paman Sam Biarkan Sebagian Rudal dari Iran Melintas

FAKTANASIONAL.NET - NBC News melaporkan militer Amerika Serikat (AS) mulai membiarkan sebagian rudal dan pesawat nirawak Iran melintas tanpa dicegatnya. Pasalnya, persediaan amunisi pertahanan udaranya semakin menipis. Dua pejabat senior AS mengatak…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 27 July 2026 📖 1 menit
Persediaan Amunisi Pertahanan Udara AS Hampir Habis, NBC News Laporkan Paman Sam Biarkan Sebagian Rudal dari Iran Melintas
) -->

FAKTANASIONAL.NET - NBC News melaporkan militer Amerika Serikat (AS) mulai membiarkan sebagian rudal dan pesawat nirawak Iran melintas tanpa dicegatnya. Pasalnya, persediaan amunisi pertahanan udaranya semakin menipis.

Dua pejabat senior AS mengatakan para komandan militer mengizinkan sebagian rudal dan pesawat nirawak serang Iran menembus sistem pertahanan udara untuk menghemat stok rudal pencegat yang terus berkurang.

Seluruh sasaran yang dinilai mengancam keselamatan personel militer AS tetap dicegat. Rudal dan pesawat nirawak yang menuju wilayah tanpa personel militer dibiarkan melintas meskipun berpotensi merusak infrastruktur pangkalan.

Namun, Duta Besar (Dubes) AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mike Waltz membantah laporan mengenai menipisnya persediaan amunisi militer AS. Dia Waltz meminta publik tidak mempercayai informasi yang bocor tersebut.

Bahkan, Mike Waltz menyatakan pihak yang menyebarkan informasi itu seharusnya dipenjara.

Sebelumnya, CBS melaporkan pada Jumat bahwa pemerintahan Presiden AS, Donald Trump mengkhawatirkan laju penggunaan persenjataan Amerika Serikat yang terus meningkat.

Dia dilaporkan menunda rencana untuk meningkatkan secara signifikan operasi militer terhadap Iran.

Keputusan itu diambil karena kekhawatiran eskalasi konflik dapat semakin menguras persediaan rudal pencegat Patriot dan amunisi pertahanan udara lainnya yang telah menipis di kawasan Timur Tengah. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK