Fakta Nasional

Pertemuan Senyap Kremlin–Washington Jelang Batas Ultimatum Trump

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Operasi diplomasi antara Rusia dan Amerika Serikat kembali memanas ketika Presiden Vladimir Putin menerima Utusan Khusus AS, Steve Witkoff, di Kremlin, Rabu (6/8/2025). Kunjungan ini berlangsung dua hari sebelum te…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 09 August 2025 📖 1 menit
Pertemuan Senyap Kremlin–Washington Jelang Batas Ultimatum Trump
Donald Trump/(instagram)
) -->

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Operasi diplomasi antara Rusia dan Amerika Serikat kembali memanas ketika Presiden Vladimir Putin menerima Utusan Khusus AS, Steve Witkoff, di Kremlin, Rabu (6/8/2025).

Kunjungan ini berlangsung dua hari sebelum tenggat 8 Agustus, batas akhir ultimatum gencatan senjata yang ditetapkan Presiden Donald Trump dalam konflik Rusia–Ukraina. Video resmi pertemuan menampilkan sapaan hangat di aula megah Kremlin, menandai harapan baru meski tanpa pernyataan detail.

Sebulan lalu, Trump menetapkan tenggat 50 hari untuk pencapaian gencatan senjata. Namun pada 29 Juli, ia memperpendeknya menjadi hanya 10 hari karena “kekecewaan” atas kurangnya kemajuan politik di Moskow. Ancaman tarif impor 100 % bagi produk Rusia dan sekutunya menjadi senjata utama AS untuk memaksa negosiasi.

Steve Witkoff sudah lima kali bertolak ke Moskow sejak awal 2025 dan tiga kali duduk bersama Putin. Dua pertemuan terakhir pada April lalu diklaim sebagai bagian dari pendekatan diplomasi rahasia. Kunjungan kali ini dianggap krusial, lantaran jarak waktu yang mepet dengan tenggat Trump, sekaligus momentum politik menjelang Pilpres AS 2026.

Adapun pihak Kremlin hanya menegaskan pertemuan “berlangsung konstruktif” tanpa merinci agenda. Gedung Putih sendiri belum mengeluarkan keterangan resmi terkait hasil diskusi. Publik menantikan apakah tekanan ekonomi Trump akan mampu mendorong kompromi, ataukah justru menambah ketegangan geopolitik di Eropa Timur.[Dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK