Fakta Nasional

Pilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke RI Ternyata Sedang Cuti

FAKTANASIONAL.NET - Malaysia Aviation Group (MAG) mengungkap fakta baru terkait penangkapan pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman, di Bandara Soekarno-Hatta, Indonesia. Pilot berusia 39 tahun itu ternyata sedang menjalani masa cuti ketika d…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 08 August 2026 📖 1 menit
Pilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke RI Ternyata Sedang Cuti
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Malaysia Aviation Group (MAG) mengungkap fakta baru terkait penangkapan pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman, di Bandara Soekarno-Hatta, Indonesia.

Pilot berusia 39 tahun itu ternyata sedang menjalani masa cuti ketika ditangkap terkait dugaan penyelundupan narkoba.

Dalam keterangannya, MAG menyebut Saufi tidak sedang bertugas selama dua hari sebelum insiden. Ia berada di dalam kokpit pesawat Malaysia Airlines MH727 hanya sebagai pengamat saat penerbangan lepas landas.

"Individu yang bersangkutan juga sedang tidak bertugas selama dua hari sebelum insiden terjadi," demikian pernyataan MAG, seperti dikutip Sinar Harian, Jumat (7/8).

MAG juga memastikan penerbangan MH727 tetap berlangsung aman karena dioperasikan dua pilot yang memenuhi syarat. Namun, perusahaan menegaskan tindakan Saufi tidak dapat dibenarkan.

"Namun, tindakan individu terkait sama sekali tidak dapat diterima dan bertentangan dengan standar profesional yang ditetapkan untuk staf," demikian pernyataan MAG, seperti dikutip Berita Harian.

Saufi ditangkap pada Selasa (28/7) di pintu masuk Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Pemeriksaan X-ray terhadap kopernya menemukan 14 paket besar berisi 70 ribu pil ekstasi serta satu paket sabu.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku diperintahkan seseorang membawa narkoba ke Jakarta dengan imbalan RM50.000.

Petugas juga menemukan botol kecil berisi urine yang diduga disiapkan untuk mengantisipasi pemeriksaan narkoba.

Namun, botol tersebut belum digunakan saat Saufi menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan ia positif mengonsumsi sabu, ekstasi, dan kokain.

Otoritas Malaysia menyebut Saufi sebelumnya telah melewati pemeriksaan berlapis di Bandara Internasional Kuala Lumpur.

Sebagai respons, MAG mewajibkan pemeriksaan narkoba bagi seluruh pilot dan awak kabin serta memperketat penyaringan pilot aktif.

Mereka juga akan menjalani tes IMSAFER yang mencakup kondisi fisik dan mental, penyakit, pengobatan, stres, alkohol, kelelahan, emosi, hingga frekuensi pelatihan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK