Fakta Nasional

Posisi Wantimpres Uji Konsistensi Politik Rocky Gerung

Pengamat menilai posisi Rocky Gerung di lingkaran Istana bawah pemerintahan Prabowo Subianto sebagai ujian konsistensi kritik politiknya. Perubahan sikap terkait program Makan Bergizi Gratis memicu perdebatan publik.

Penulis: argenteaayu Saturday, 31 October 2026 📖 2 menit
Posisi Wantimpres Uji Konsistensi Politik Rocky Gerung

FAKTANASIONAL.NET - Posisi baru Rocky Gerung di dalam struktur Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mendadak memantik perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Peralihan peran dari seorang pengamat yang kerap melontarkan kritik pedas ke dalam lingkaran kekuasaan memunculkan banyak tanda tanya besar.

Pengamat hukum dan kebijakan publik, Muhammad Gumarang, menyampaikan pandangannya pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026.

Menurut Gumarang, posisi tersebut menjadi momentum tepat untuk menguji konsistensi serta arah pandangan politik Rocky selama ini.

Dinamika perjalanan kariernya memperlihatkan transformasi signifikan dari seorang pengkritik tajam penguasa menjadi figur yang kini berada di ring satu Istana.

Publik kini mulai menyoroti secara jeli apakah kedudukan baru ini turut mengubah cara pandang Rocky terhadap berbagai kebijakan strategis pemerintah.

Gumarang menilai kritik yang dilontarkan Rocky saat ini cenderung lebih landai dan berada dalam batas wajar. Gaya kritik tersebut dinilai jauh berbeda jika dibandingkan dengan era kepemimpinan Presiden ketujuh Joko Widodo.

Salah satu isu utama yang mendapat sorotan tajam adalah sikap Rocky terhadap program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Sebelumnya, program andalan tersebut sempat menuai kritik keras, namun kini ia justru menyampaikan argumen yang mendukung keberlanjutannya.

Menurut penjelasan Gumarang, perubahan pandangan ini perlu dicermati secara objektif guna menilai konsistensi sikap politik sang pengamat.

Beberapa alasan yang sempat disampaikan mencakup mandat konstitusi, landasan ideologis, penerapan politik sosialis, hingga efektivitas program untuk mencegah stunting pada anak.

Kendati demikian, pergeseran sikap ini justru memicu gelombang sorotan negatif dari sebagian kalangan publik di ruang digital.

Sebagian masyarakat menilai figur yang bersangkutan telah berubah fungsi menjadi juru bicara pemerintah.

Bahkan, tidak sedikit pihak yang melontarkan hujatan karena menganggap perubahan haluan tersebut sebagai bentuk inkonsistensi sikap politik.

Lebih lanjut, Gumarang turut mengungkit rekam jejak keterlibatan politik praktis Rocky di masa lalu.

Ia mencatat bahwa figur tersebut sempat terlibat dalam pendirian Partai Indonesia Baru pada tahun 2002 silam.

Selain itu, ia juga pernah ikut serta dalam pembentukan Partai Serikat Rakyat Indonesia pada tahun 2011.

Meskipun demikian, pengalaman politik tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya motif tersembunyi di balik berbagai kritik tajam yang pernah ia suarakan.

Kini, tantangan terbesar bagi Rocky adalah mempertahankan gagasan-gagasan kritisnya di dalam lingkaran pemerintahan yang sedang berjalan.

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sendiri saat ini masih meneruskan sejumlah mega proyek warisan dari era kepemimpinan sebelumnya.

Beberapa proyek warisan tersebut mencakup pembangunan Ibu Kota Nusantara, program MBG, hingga proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Gumarang melontarkan pertanyaan besar mengenai kontribusi nyata yang mampu diberikan oleh Rocky di dalam Istana.[ayu]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK