Fakta Nasional

Prabowo & Lawrence Wong Sepakat Serukan Gencatan Senjata Gaza dan Iran

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong akhirnya menyuarakan keprihatinan bersama atas eskalasi konflik di Timur Tengah. Pernyataan ini muncul dalam konferensi pers…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 19 June 2025 📖 1 menit
Prabowo & Lawrence Wong Sepakat Serukan Gencatan Senjata Gaza dan Iran
Presiden Prabowo Subianto/(YouTube)
) -->

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong akhirnya menyuarakan keprihatinan bersama atas eskalasi konflik di Timur Tengah.

Pernyataan ini muncul dalam konferensi pers usai Leaders’ Retreat di Parliament House, Singapura, Senin, 16 Juni 2025. Kedua pemimpin menegaskan pentingnya upaya damai dan multilateralisme untuk meredam ketegangan global.

Prabowo menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi di Gaza dan lonjakan ketegangan antara Israel dan Iran. Ia menyerukan solusi damai dengan negosiasi intensif dan gencatan senjata segera.

Di sisi lain, Wong menegaskan komitmen Singapura untuk dukung proses perdamaian di kawasan, terutama melalui forum ASEAN dan PBB.

Selain isu Timur Tengah, pertemuan dua pemimpin juga menyoroti pentingnya keterlibatan konstruktif di Myanmar.

Prabowo dan Wong sepakat memfasilitasi dialog lintas pihak demi penyelesaian krisis nasional di Naypyidaw. Hal ini memperkuat peran ASEAN sebagai penjaga stabilitas kawasan.

Dengan semangat multilateralisme, Indonesia dan Singapura memperlihatkan solidaritas politik untuk menahan laju konflik global.

Upaya mereka diharapkan menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam memprioritaskan dialog atas kekerasan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK