Fakta Nasional

Putra Netanyahu Dievakuasi dari AS, Shin Bet Ungkap Ancaman Pembunuhan Iran

FAKTANASIONAL.NET - Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, dilaporkan telah dievakuasi dari Florida, Amerika Serikat, dan dipulangkan ke Israel. Langkah tersebut diambil setelah muncul dugaan ancaman pembunuhan yang disebut…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 30 August 2026 📖 1 menit
Putra Netanyahu Dievakuasi dari AS, Shin Bet Ungkap Ancaman Pembunuhan Iran
Putra Netanyahu Dievakuasi dari AS, Shin Bet Ungkap Ancaman Pembunuhan Iran/AFP
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, dilaporkan telah dievakuasi dari Florida, Amerika Serikat, dan dipulangkan ke Israel.

Langkah tersebut diambil setelah muncul dugaan ancaman pembunuhan yang disebut berasal dari Iran.

Dikutip dari CNN Indonesia pada 30 Agustus 2026, informasi tersebut mengacu pada laporan Jerusalem Post yang menyebut badan keamanan Israel, Shin Bet, telah mengonfirmasi proses evakuasi Yair.

Shin Bet menyatakan keputusan untuk memulangkan Yair diambil setelah adanya penilaian situasi terkait keselamatannya.

"Memang terdapat ancaman serius yang membahayakan keselamatan Yair Netanyahu. Oleh karena itu, setelah dilakukan penilaian situasi, diputuskan untuk segera mengevakuasi dirinya beserta tim pengawalnya kembali ke Israel," demikian pernyataan Shin Bet.

Laporan awal mengenai ancaman tersebut sebelumnya diterbitkan Newsmax pada Selasa. Media yang berbasis di Boca Raton itu mengutip sumber penegak hukum Amerika Serikat yang mengetahui situasi tersebut.

Menurut laporan itu, intelijen Israel mendeteksi dugaan rencana Iran untuk membunuh Yair di Florida pada Desember dan telah memberikan peringatan kepada otoritas Amerika Serikat.

Sumber AS yang dikutip Newsmax menyebut agen-agen Iran diduga telah berada di kawasan Miami. Mereka bahkan disebut melakukan pengintaian terhadap tempat tinggal serta aktivitas Yair.

Yair, yang selalu mendapat pengawalan khusus dari Israel, kemudian diperintahkan meninggalkan lokasi. Ia dilaporkan pergi tanpa membawa barang-barangnya dan langsung kembali ke Israel, tempat ia kini menetap.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan Channel 14 pada pekan lalu, Benjamin Netanyahu mengatakan Iran pernah berupaya membunuh salah satu putranya. Namun, ia tidak mengungkap apakah target tersebut Yair atau Avner.

"Ada sesuatu di sini yang tak terbayangkan. Iran mengincar salah satu putra saya. Iran mencoba membunuhnya-mencoba membunuh salah satu putra saya," ujar Netanyahu.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK