Fakta Nasional

Saham SpaceX Meroket di Debut Bursa AS, Valuasi Tembus Angka Fantastis

FAKTANASIONAL.NET - Perusahaan antariksa besutan Elon Musk, SpaceX, mencetak sejarah baru setelah resmi melantai di bursa saham Amerika Serikat pada Jumat (12/6). Merujuk laporan terkini, penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) in…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 14 June 2026 📖 1 menit
Saham SpaceX Meroket di Debut Bursa AS, Valuasi Tembus Angka Fantastis
Elon Muks/(Instagram)

FAKTANASIONAL.NET - Perusahaan antariksa besutan Elon Musk, SpaceX, mencetak sejarah baru setelah resmi melantai di bursa saham Amerika Serikat pada Jumat (12/6).

Merujuk laporan terkini, penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) ini sukses mendongkrak valuasi pasar SpaceX mendekati US$2 triliun, atau setara dengan Rp35.621 triliun menggunakan asumsi kurs Rp17.810 per dolar AS.

Lonjakan fantastis ini sekaligus menobatkan Musk sebagai manusia pertama dengan kekayaan melampaui US$1 triliun.

Pergerakan saham SpaceX pada hari pertama sukses melampaui ekspektasi. Dibuka di level US$150, harga saham melonjak 11 persen dari harga IPO awal yang dipatok US$135 per lembar.

Tren positif ini terus berlanjut hingga penutupan perdagangan yang bertengger di angka US$159 per saham, mencatatkan kenaikan sekitar 18 persen. Valuasi perusahaan pun kokoh di kisaran US$1,96 triliun.

Sebelum melantai, SpaceX sukses menjual saham senilai US$75 miliar yang mengerek valuasi awal ke US$1,77 triliun.

Menurut data Bloomberg, permintaan investor meroket hingga empat kali lipat. Sekitar 70 persen alokasi institusional diborong oleh investor jangka panjang dan pemodal negara asal Arab Saudi serta Kuwait.

Fenomena ini sejalan dengan prediksi Kepala Global Equity Capital Markets Mergermarket, Samuel Kerr, yang dikutip Al Jazeera, bahwa antusiasme pasar akan memicu lonjakan di atas 20 persen. Prosesi pembunyian lonceng di Nasdaq MarketSite dilakukan oleh Presiden SpaceX Gwynne Shotwell dan Chief Financial Officer Bret Johnsen.

Pencapaian ini menjadi barometer kuat bagi gelombang IPO korporasi teknologi raksasa, termasuk pionir kecerdasan buatan seperti OpenAI dan Anthropic. Menariknya, daya pikat SpaceX tak tergoyahkan kendati perusahaan membukukan kerugian nyaris US$5 miliar tahun lalu.

Motor utama pertumbuhan bisnis ini masih ditopang oleh layanan internet satelit Starlink, yang menyumbang 80 persen dari total pendapatan.

Bersamaan dengan debut sahamnya, SpaceX juga sukses meluncurkan roket Falcon 9 pembawa 29 satelit dari Cape Canaveral, Florida.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK