Fakta Nasional

Sang Buronan 'Tank' Buka-bukaan: Dulu Pebisnis Batu Bara, Kini Jagoan Ransomware di Penjara Colorado

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Vyacheslav Penchukov, hacker kawakan yang dijuluki "Tank", akhirnya angkat bicara dari balik jeruji penjara di Colorado. Setelah 10 tahun menjadi buronan global, Tank menceritakan kisah hidupnya, termasuk momen pen…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 13 November 2025 📖 2 menit
Sang Buronan 'Tank' Buka-bukaan: Dulu Pebisnis Batu Bara, Kini Jagoan Ransomware di Penjara Colorado
Ilustrasi hacker

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Vyacheslav Penchukov, hacker kawakan yang dijuluki "Tank", akhirnya angkat bicara dari balik jeruji penjara di Colorado. Setelah 10 tahun menjadi buronan global, Tank menceritakan kisah hidupnya, termasuk momen penangkapannya yang ia nilai berlebihan dan keterlibatannya dalam kejahatan siber yang sangat merugikan. Tank dan krunya, Jabber Zeus, terkenal karena menggunakan teknik canggih untuk mencuri dana dari rekening bank usaha kecil, lembaga amal, dan bahkan pemerintah daerah pada akhir tahun 2000-an. Kejahatan siber ini, yang sempat ia sebut "uang mudah" karena lemahnya sistem keamanan bank dan penegakan hukum saat itu, menyebabkan kerugian fantastis, termasuk lebih dari 4 juta poundsterling dari 600 lebih korban di Inggris hanya dalam waktu tiga bulan.

Kiprah kriminal Tank semakin membesar antara tahun 2018 hingga 2022, di mana ia beralih ke ekosistem ransomware dan menargetkan perusahaan internasional besar, bahkan rumah sakit. Penangkapan dramatisnya di Swiss pada tahun 2022, yang melibatkan penembak jitu dan menjatuhkannya di depan anak-anaknya, masih menyisakan kekesalan mendalam baginya. Kini, di Fasilitas Pemasyarakatan Englewood, Tank berusaha memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Ia rajin berolahraga dan secara aktif mempelajari bahasa asing, seperti Prancis dan Inggris, yang terlihat dari kamus Rusia-Inggris usangnya saat wawancara.

Jejak Ganda: Dari Pengusaha Batu Bara hingga Target FBI

Sebelum sepenuhnya menjadi buronan siber, Penchukov ternyata pernah memiliki kehidupan sebagai pengusaha. Ia sempat mendirikan perusahaan jual beli batu bara. Meskipun bisnisnya berjalan lancar, pihak berwenang Ukraina, tempat ia bersembunyi, mengetahui identitas aslinya sebagai peretas kaya yang dicari Barat. Hal ini justru menjadikannya target pemerasan harian oleh pejabat setempat. Ia mengklaim pemerasan ini menjadi pendorong baginya untuk terus melakukan kejahatan siber, terutama setelah invasi Rusia ke Krimea tahun 2014, karena hacking adalah cara tercepat untuk mendapatkan uang guna membayar tuntutan mereka.

Penangkapan Dramatis dan Pembelajaran di Balik Jeruji

Butuh waktu 15 tahun sejak awal kejahatannya, termasuk satu dekade masa buronan, sebelum akhirnya FBI berhasil melacaknya. Identitas aslinya terungkap melalui rincian kelahiran putrinya. Penchukov kini menyesali penangkapan dramatis yang membuat anak-anaknya ketakutan, namun ia berusaha menjalani masa hukuman dengan produktif. Kisah Tank ini menjadi cerminan bahwa kejahatan siber memiliki dampak serius yang melintasi batas negara dan menyoroti tantangan berkelanjutan dalam penegakan hukum di era digital.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK