Fakta Nasional

Sinergi SE2026: BPS, KemenPPPA, dan PNM Gerakkan Jutaan Pengusaha Perempuan agar Suaranya Terdengar

FAKTANASIONAL.NET — Badan Pusat Statistik (BPS) RI secara resmi menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Kolaborasi strateg…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 05 July 2026 📖 2 menit
Sinergi SE2026: BPS, KemenPPPA, dan PNM Gerakkan Jutaan Pengusaha Perempuan agar Suaranya Terdengar
Sinergi ini difokuskan untuk mengawal pendataan menyeluruh bagi pelaku usaha perempuan dan UMKM di seluruh Indonesia./Dok. Website BPS

FAKTANASIONAL.NET — Badan Pusat Statistik (BPS) RI secara resmi menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Kolaborasi strategis ini membidik jutaan pelaku usaha perempuan—mulai dari skala mikro rumahan hingga sektor produktif lainnya—agar tercatat secara akurat sebagai fondasi kebijakan ekonomi yang lebih inklusif.

Sinergi tersebut dikukuhkan dalam acara Kick Off Kolaborasi di PNM Tower, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Momentum ini menjadi langkah krusial untuk memastikan profil, tantangan, dan potensi nyata dari ceruk usaha yang digerakkan oleh kaum perempuan dapat terpotret secara utuh.

Plt. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menekankan bahwa para pelaku usaha perempuan, termasuk jutaan nasabah program PNM Mekaar, memegang peranan vital dalam stabilitas ekonomi nasional sehingga hak data mereka tidak boleh terabaikan.

Baca Juga: Dongkrak Harga yang Anjlok, Mentan Usul Menu Telur dan Ayam Program MBG Naik Jadi 3 Kali Sepekan

"Yang paling penting adalah bahwa Ibu-ibu Mekaar ini, tidak boleh terlewat tercatat, karena Ibu-ibu sebenarnya punya kontribusi yang luar biasa terhadap ekonomi Indonesia. Di saat Ibu-ibu Mekaar ini tercatat dengan baik, maka Ibu-ibu punya suara untuk kebijakan ekonomi yang lebih baik ke depan," tegas Amalia.

Amalia menambahkan, data yang valid dari SE2026 akan menjadi modal bagi pemerintah untuk merumuskan stimulus strategis yang tepat sasaran, seperti perluasan akses pembiayaan, pemetaan informasi pasar, hingga program pelatihan yang sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Dominasi Perempuan dalam Perekonomian Nasional

Langkah afirmatif dalam SE2026 ini diperkuat oleh deretan indikator makro yang menunjukkan betapa besarnya kontribusi perempuan dalam roda ekonomi Indonesia:

  • Kepemilikan Usaha: Sepanjang periode 2021–2025, sebanyak 7,99 juta Nomor Induk Berusaha (NIB) atau sekitar 58,68% dari total NIB yang terbit di Indonesia dimiliki oleh perempuan.

  • Partisipasi Kerja: Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan menanjak dari 56,42% pada Agustus 2024 menjadi 56,63% pada Agustus 2025.

  • Ekonomi Kreatif: Sektor ini menjadi panggung utama kaum hawa, di mana perempuan mendominasi tenaga kerja dengan proporsi mencapai 58,39% pada tahun 2025.

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, menyampaikan bahwa SE2026 menjadi instrumen penting untuk melahirkan kebijakan yang responsif gender.

"Mengapa Sensus Ekonomi tahun 2026 ini sangat penting? Karena dengan Sensus Ekonomi ini, kita bisa menghadirkan gambaran yang lebih utuh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya kaum perempuan, karena kita hari ini ingin menguatkan pemberdayaan perempuan dalam sektor ekonomi," ujar Arifatul.

PNM Beri Dukungan 100 Persen, Perempuan Jadi Motor Penggerak

Senada dengan pemerintah, Direktur Utama PNM, Kindaris, melihat kolaborasi tripartit ini memiliki makna mendalam untuk meredefinisi peran perempuan di era modern.

"Hari ini perempuan bukan hanya sekadar melengkapi aktivitas ekonomi keluarga. Mereka telah menjadi motor penggerak ekonomi, bahkan tidak sedikit yang menjadi tulang punggung keluarga," ungkap Kindaris.

Sebagai wujud komitmen nyata mendukung kesuksesan sensus, PT PNM bergerak cepat dengan mencatatkan tingkat respons 100% dalam pengisian kuesioner kelembagaan.

BPS telah menerima seluruh dokumen isian yang mencakup kantor pusat, 58 kantor cabang, hingga sekitar 4.200 kantor unit PNM di seluruh penjuru Indonesia.

Selain penandatanganan komitmen bersama, peluncuran kolaborasi ini juga diisi dengan dialog interaktif secara daring bersama para nasabah PNM Mekaar yang tersebar di Kota Bandung, Subang, Bekasi, dan Malang, guna membakar semangat para pelaku usaha perempuan agar proaktif menyambut petugas SE2026.

Baca Juga: 55 Tokoh, Pimpinan Lembaga dan Instansi Dianugerahi Penghargaan Pimred Award 2025


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK