FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Pertanian bergerak cepat merespons penurunan harga komoditas peternakan yang tengah menekan para produsen di dalam negeri.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong penguatan penyerapan produksi lokal melalui optimalisasi menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usulan strategis ini disampaikan oleh Amran usai melangsungkan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Amran menjelaskan bahwa pihaknya telah mengundang para pelaku usaha dan peternak untuk memetakan akar masalah sekaligus merumuskan jalan keluar jangka pendek yang efektif bagi stabilitas pasar.
“Kemudian, peternakan, ada ayam, telur, harga telur turun. Ayam harga ayam, kami mengumpulkan peternak-peternak untuk ayam dan telur, kami kumpulkan, kami diskusi, kemudian memberikan beberapa solusi,” ujar Amran kepada awak media.
Koordinasi Lintas Lembaga dengan Badan Gizi Nasional
Sebagai langkah konkret dari hasil serap aspirasi tersebut, Kementerian Pertanian langsung menjalin komunikasi intensif dengan Badan Gizi Nasional (BGN) selaku otoritas pelaksana program makan gratis.
Amran mengusulkan agar frekuensi penyajian lauk telur dan daging ayam bagi penerima manfaat ditingkatkan signifikan dalam sepekan.
Langkah intervensi ini dinilai menjadi solusi paling rasional untuk mengurai sumbatan pasokan yang melimpah (oversupply) di pasar domestik melalui jalur penyerapan resmi pemerintah.











