Fakta Nasional

Sinyal Aneh Kapal di Selat Hormuz: Upaya Hindari Serangan

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Lalu lintas kapal di Selat Hormuz mencatat lonjakan pesan kebangsaan tak biasa sejak 12 Juni lalu, di tengah ketidakpastian gencatan senjata antara Israel dan Iran. Data Windward menunjukkan 55 kapal mengirim 101 s…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 28 June 2025 📖 1 menit
Sinyal Aneh Kapal di Selat Hormuz: Upaya Hindari Serangan
Selat Hormuz(instagram)
) -->

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Lalu lintas kapal di Selat Hormuz mencatat lonjakan pesan kebangsaan tak biasa sejak 12 Juni lalu, di tengah ketidakpastian gencatan senjata antara Israel dan Iran.

Data Windward menunjukkan 55 kapal mengirim 101 sinyal seperti “milik China” dan “minyak mentah Rusia” untuk mengelabui potensi serangan.

Menurut laporan Windward dan Reuters, kapal kontainer berbendera Panama menyiarkan “PKKHI semua orang China” saat melintasi Selat Hormuz.

Supertanker China juga menandai dirinya “kapal China” sebelum berganti ke “CN NBG” usai melewati perairan berisiko. Tujuannya jelas: kapal dari negara-negara Barat seperti AS, Inggris, dan Israel dianggap lebih rentan, sehingga operator mencatut kebangsaan lain agar terhindar dari sasaran militer.

Meski Presiden AS menyepakati gencatan senjata setelah serangan 12 hari, Pusat Informasi Maritim Gabungan (JMIC) memperingatkan risiko maritim tetap tinggi.

Lonjakan lalu lintas komersial hingga 30% tercatat pada 24 Juni, menunjukkan kapal berusaha cepat keluar wilayah rawan. JMIC juga melaporkan gangguan elektronik pada Sistem Satelit Navigasi Global, yang berpotensi menggeser jalur kapal dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Taktik sinyal kebangsaan dan pengiriman pesan “Untuk Perintah” atau “Penjaga Bersenjata di Atas Kapal” kini menjadi bagian protokol keselamatan. Di tengah gejolak regional, strategi ini menegaskan kreativitas pelaku industri pelayaran dalam menjaga aset dan awak kapal dari ancaman konflik.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK