Fakta Nasional

Sony Sanjaya Siap Bernyanyi! Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis Bakal Seret Nama Besar

FAKTANASIONAL.NET - Skandal dugaan korupsi yang menyelimuti tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan belum mencapai garis akhir. Justru, kasus ini tampaknya akan memasuki babak baru yang lebih menegangkan. Mantan Wakil Kepala Badan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 06 June 2026 📖 1 menit
Sony Sanjaya Siap Bernyanyi! Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis Bakal Seret Nama Besar
Mantan Wakil Ketua BGN, Sony Sanjaya yang ditangakap Kejajung RI tawarkan diri sebagai Restoratif Justice guna membongkar kasus dugaan korupsi di BGN/Scsht Net.
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Skandal dugaan korupsi yang menyelimuti tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan belum mencapai garis akhir.

Justru, kasus ini tampaknya akan memasuki babak baru yang lebih menegangkan. Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, kini bersiap mengambil langkah berani dengan menjadi justice collaborator.

Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa akan ada deretan nama besar yang segera terseret ke dalam pusaran kasus yang tengah diusut intensif oleh Kejaksaan Agung tersebut.

Keputusan Sony untuk bersikap kooperatif dan membongkar tabir kejahatan ini bukanlah gertakan semata.

Melansir berbagai rilis media pada Jumat (5/6), Krisna Murti selaku kuasa hukum Sony menegaskan bahwa kliennya telah menuangkan komitmen kesaksian tersebut secara resmi ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Kejaksaan.

Langkah strategis ini diambil lantaran Sony merasa enggan menanggung seluruh beban kesalahan sendirian atas perkara rasuah MBG. Ia berharap fakta-fakta tersembunyi dapat terungkap secara utuh dan transparan.

"Klien saya siap buka semuanya," ungkap Krisna secara lugas. Pernyataan ini memastikan bahwa Sony akan membeberkan secara rinci identitas pihak-pihak elite lain yang disinyalir kuat ikut terlibat, meskipun hingga kini daftar nama tersebut masih disimpan rapat dari publik.

Sebelum langkah mengejutkan ini muncul, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga sosok kunci sebagai tersangka utama. Selain Sony Sanjaya, eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung telah lebih dulu terjerat kasus ini.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, membeberkan temuan terkait adanya indikasi praktik kotor dalam penunjukan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Syarief, implementasi program MBG seharusnya dikelola murni oleh yayasan yang terafiliasi langsung dengan sekolah penerima manfaat.

Namun pada kenyataannya, banyak SPPG tak bersyarat yang ditunjuk hanya karena memiliki koneksi khusus dengan petinggi BGN.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK