Fakta Nasional

Stasiun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Raksasa Tiongkok: Menyongsong Energi Terbarukan Masa Depan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ilmuwan Tiongkok baru-baru ini mengumumkan rencana ambisius untuk membangun stasiun pembangkit listrik tenaga surya raksasa yang akan beroperasi di luar angkasa. Proyek ini dirancang untuk memancarkan energi terus-meneru…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 18 January 2025 📖 1 menit
Stasiun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Raksasa Tiongkok: Menyongsong Energi Terbarukan Masa Depan
Stasiun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Raksasa Tiongkok/(ilustrasi/@Faktanasional)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ilmuwan Tiongkok baru-baru ini mengumumkan rencana ambisius untuk membangun stasiun pembangkit listrik tenaga surya raksasa yang akan beroperasi di luar angkasa.

Proyek ini dirancang untuk memancarkan energi terus-menerus ke Bumi melalui gelombang mikro dan dikenal dengan julukan ‘proyek Bendungan Tiga Ngarai versi luar angkasa’.

Inisiatif ini akan menjadi langkah besar dalam upaya Tiongkok untuk memimpin dalam produksi energi terbarukan yang berkelanjutan.

Stasiun pembangkit listrik tenaga surya raksasa ini direncanakan memiliki panjang 1 kilometer dan akan mampu menghasilkan energi yang setara dengan jumlah minyak yang bisa diekstraksi dari Bumi dalam setahun.

Menurut Long Lehao, kepala perancang roket Long March Tiongkok, energi yang dikumpulkan oleh stasiun luar angkasa ini akan sangat besar dan mampu memenuhi kebutuhan energi global dengan cara yang lebih bersih dan efisien.

Tiongkok telah berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi pembangkit listrik tenaga surya di luar angkasa dengan harapan dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Proyek ini akan diiringi dengan pengembangan roket angkat berat Long March-9 (CZ-9), yang memiliki kapasitas angkut minimal 150 ton.

Selain itu, roket ini akan turut berperan dalam rencana Tiongkok untuk membangun pangkalan penelitian di Bulan pada 2035.

Sebelum proyek luar angkasa ini, Tiongkok telah berhasil mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia, yang terletak di wilayah gurun Xinjiang.

Fasilitas ini memiliki kapasitas tahunan lebih dari 6 miliar kilowatt-jam, cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik negara dengan ukuran seperti Luksemburg atau Papua Nugini.

Dengan menggunakan lahan seluas 200 ribu hektar, Tiongkok menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan energi dari sumber yang terbarukan.

Dengan target ambisius untuk menghasilkan hampir 60% kapasitas energi baru terbarukan global pada tahun 2028, Tiongkok berpotensi menjadi pemimpin dunia dalam sektor energi surya.

Investasi besar-besaran, inovasi teknologi, dan dukungan penuh dari pemerintah menjadikan Tiongkok sebagai contoh negara yang serius dalam mewujudkan masa depan energi terbarukan yang lebih berkelanjutan.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK