Stok Calon Pemimpin yang Melimpah adalah Senjata Software Iran yang Mematikan
FAKTANASIONAL.NET - Menghabisi para pemimpin Iran saat ini tidak dilakukan Donald Trump, karena seperti pepatah: mati satu tumbuh seribu. Gini ya, katanya Trump dan Netanyahu tidak mau menghabisi Pezeshkian, Qalibaf dan Araqchi sebagaimana pemimpin…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Menghabisi para pemimpin Iran saat ini tidak dilakukan Donald Trump, karena seperti pepatah: mati satu tumbuh seribu.
Gini ya, katanya Trump dan Netanyahu tidak mau menghabisi Pezeshkian, Qalibaf dan Araqchi sebagaimana pemimpin Iran yang lain, karena kalau ketiganya juga dibunuh, siapa yang akan diajak bernegosiasi.
Lha bukannya Trump mau menghancurkan Iran, kok masih ada target negosiasi? Lagian apa ketiganya mau menuruti tuntutan Trump dalam negosiasi kalau tuntutan Iran tidak dipenuhi lebih dulu?
Satu-satunya alasan Trump tidak menghabisi ketiganya, ya karena Trump khawatir dengan penggantinya, yang bisa dipastikan bakal jauh lebih sangar, bahkan diperkirakan oleh Trump sendiri, tidak akan membuka opsi negosiasi lagi..
Hanya ada satu opsi yang tersisa, yaitu perang habis-habisan.. inilah yang belum dikehendaki Trump... Makanya masih terus mengulur waktu, dan kembali mengandalkan sanksi, boikot, serangan-serangan sporadis dan ancaman-ancaman verbal....
Stok figur calon pemimpin Iran yang melimpah adalah senjata software Iran yang mematikan... Mereka tidak habis dengan diteror, dibantai dan dibom... Mereka juga sulit ditebak, sebagaimana Trump sendiri tidak menyangka, bahwa pengganti Ayatullah Sayid Ali Khamenei adalah puteranya sendiri...
Sehingga tanpa sadar membunuh Ayatullah Sayid Ali Khamenei justru hanya sedang mengganti Khamenei tua dengan Khamenei yang lebih muda, dan itu malah merugikan kepentingan AS sendiri ...
Qalibaf berkata, bunuhlah kami, dan kalian akan temukan pengganti kami akan jauh lebih merepotkan kalian...
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.