Fakta Nasional

Teheran Bantah Rumor Mojtaba Khamenei Terluka Akibat Serangan

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Iran secara resmi membantah spekulasi mengenai kondisi kesehatan pemimpin tertinggi mereka, Mojtaba Khamenei. Kabar yang menyebutkan bahwa Mojtaba terluka akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel ditepis lang…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 13 March 2026 📖 1 menit
Teheran Bantah Rumor Mojtaba Khamenei Terluka Akibat Serangan
/Dok. Getty Images

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Iran secara resmi membantah spekulasi mengenai kondisi kesehatan pemimpin tertinggi mereka, Mojtaba Khamenei.

Kabar yang menyebutkan bahwa Mojtaba terluka akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel ditepis langsung oleh Yousef Pezeshkian, putra Presiden Iran.

Pihak otoritas memastikan bahwa saat ini kondisi Mojtaba dalam keadaan aman, sehat, dan berada di lokasi yang terlindungi.

Sebelumnya, sempat terjadi simpang siur informasi setelah televisi pemerintah menyebutkan Mojtaba "terluka dalam perang Ramadan" tanpa rincian mendalam.

Media internasional seperti New York Times bahkan mengklaim mendapatkan sumber internal yang menyatakan adanya luka pada bagian kaki.

Namun, penasihat pemerintah menegaskan bahwa semua kabar cedera tersebut adalah hoaks dan tidak berdasar pada fakta di lapangan.

Di sisi lain, situasi politik semakin tegang menyusul pernyataan keras dari Presiden AS, Donald Trump. Trump secara terbuka menyatakan ketidaksenangannya atas penunjukan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi dan menyebutnya sebagai kesalahan besar.

Trump memperingatkan bahwa tanpa kesepakatan atau persetujuan dari pihak Barat, kepemimpinan Mojtaba tidak akan bertahan lama dan akan menghadapi tekanan internasional yang berat.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK