Tempuh Jalur Perundingan Sebelum Perang, Kemenlu Iran: Peluang Diprediksi Hanya Sekitar 10 Persen
FAKTANASIONAL.NET - Kementerian Luar Negeri Iran (Kemenlu Iran) mengatakan negaranya berusaha menempuh jalur perundingan sebelum perang. Walaupun, peluang ini diprediksi mencapai penyelesaian damai hanya sekitar 10%. "Negosiasi tetap dilakukan untuk…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Kementerian Luar Negeri Iran (Kemenlu Iran) mengatakan negaranya berusaha menempuh jalur perundingan sebelum perang.
Walaupun, peluang ini diprediksi mencapai penyelesaian damai hanya sekitar 10%.
"Negosiasi tetap dilakukan untuk mencari jalan guna memenuhi tuntutan Iran sekaligus menghindari konflik bersenjata," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi.
"Perundingan memiliki beberapa tujuan. Salah satunya adalah kemungkinan menemukan cara melalui negosiasi untuk mencapai tuntutan kami dan kami tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan itu."
Abbas Araghchi mengemukakan Iran tetap menilai negosiasi merupakan upaya yang layak untuk ditempuh walaupun peluang keberhasilannya sangat kecil.
"Kami mengatakan bahwa meskipun hanya ada peluang 10 persen untuk mencapai hasil selain perang melalui negosiasi, kami harus memanfaatkan kesempatan itu," ujarnya.
Jika upaya itu tidak berhasil, maka minimal Iran telah menunjukkan kepada musuh, masyarakat internasional, dan rakyatnya.
Mereka telah menempuh setiap jalan yang membuat ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan operasi militer bersama terhadap Iran pada Februari 2026.
Iran membalas serangan rudal dan pesawat nirawak dengan menyasar sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi penempatan aset militer AS.
AS dan Iran sempat mencapai nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik dan merintis perjanjian damai.
Namun, ketegangan kembali meningkat akibat sengketa di Selat Hormuz hingga memicu aksi saling serang antara kedua negara. (adm)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.