Fakta Nasional

Tensi Memanas! AS Kejar Kapal Tanker Ketiga di Perairan Venezuela

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Otoritas Penjaga Pantai Amerika Serikat kembali melakukan aksi pengejaran terhadap kapal tanker minyak di perairan internasional dekat Venezuela. Langkah ini merupakan operasi kedua dalam satu pekan terakhir yang m…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 22 December 2025 📖 1 menit
Tensi Memanas! AS Kejar Kapal Tanker Ketiga di Perairan Venezuela
Tensi Memanas! AS Kejar Kapal Tanker Ketiga di Perairan Venezuela/(FPP)

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Otoritas Penjaga Pantai Amerika Serikat kembali melakukan aksi pengejaran terhadap kapal tanker minyak di perairan internasional dekat Venezuela.

Langkah ini merupakan operasi kedua dalam satu pekan terakhir yang menunjukkan pengetatan pengawasan Washington terhadap distribusi minyak yang dianggap melanggar sanksi. Kapal yang menjadi sasaran kali ini diidentifikasi sebagai Bella 1 yang berbendera Panama.

Kapal Bella 1 diduga sedang menuju Venezuela untuk mengangkut muatan minyak secara ilegal. Meskipun pihak berwenang AS belum memberikan pernyataan resmi mengenai lokasi spesifik pengejaran, laporan menyebutkan bahwa kapal ini telah masuk dalam daftar sanksi.

Operasi ini mengikuti penyitaan dua kapal sebelumnya, yakni Skipper dan Centuries, yang dilakukan di kawasan Karibia beberapa waktu lalu.

Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, menegaskan bahwa tindakan tegas ini tidak akan memicu lonjakan harga minyak di pasar domestik AS.

Menurutnya, kapal-kapal yang disita tersebut merupakan bagian dari pasar gelap yang melayani negara-negara di bawah sanksi.

Penindakan ini justru bertujuan untuk memberantas praktik perdagangan ilegal yang merugikan stabilitas pasar energi internasional yang sah.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK