Teror Hantavirus di Samudra: Misteri Kematian Massal di Kapal Pesiar MV Hondius
FAKTANASIONAL.NET - Dunia maritim internasional saat ini berada dalam kondisi siaga satu setelah munculnya laporan kesehatan darurat dari kapal pesiar MV Hondius. Kapal yang tengah melakukan ekspedisi dari Argentina menuju Tanjung Verde tersebut dil…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Dunia maritim internasional saat ini berada dalam kondisi siaga satu setelah munculnya laporan kesehatan darurat dari kapal pesiar MV Hondius.
Kapal yang tengah melakukan ekspedisi dari Argentina menuju Tanjung Verde tersebut dilaporkan menjadi klaster penyebaran virus mematikan.
World Health Organization (WHO) mengonfirmasi bahwa wabah yang menyerang penumpang dan kru tersebut diduga kuat adalah Hantavirus, sebuah patogen berbahaya yang biasanya ditularkan oleh hewan pengerat.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan BBC pada 4 Mei 2026, tragedi ini telah merenggut tiga nyawa. Korban pertama merupakan seorang pria warga negara Belanda berusia 70 tahun yang meninggal sesaat setelah mencapai Pulau St Helena.
Tak lama berselang, istrinya yang berusia 69 tahun turut mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis intensif di Johannesburg, Afrika Selatan.
Kondisi kritis juga dilaporkan dialami oleh seorang warga negara Inggris berusia 69 tahun yang saat ini masih berjuang di ruang ICU.
Selain penumpang, dua kru kapal juga dikabarkan memerlukan penanganan medis darurat akibat gejala serupa. Situasi ini memicu langkah cepat dari pemerintah lintas negara untuk melakukan penanganan saksama di atas kapal.
Pemerintah Belanda saat ini tengah mengoordinasikan rencana evakuasi dan repatriasi bagi korban selamat yang menunjukkan gejala, serta satu jenazah yang masih tertahan di atas kapal.
Penyakit ini menjadi sorotan karena mekanisme penularannya yang melalui inhalasi partikel dari kotoran tikus yang mengering.
Kejadian di MV Hondius menjadi pengingat bagi industri pariwisata mengenai pentingnya protokol sanitasi yang ketat.
Ruang tertutup seperti kapal pesiar memiliki risiko eskalasi wabah yang sangat cepat jika standar kesehatan lingkungan tidak terpenuhi dengan sempurna.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.