Fakta Nasional

Tim Riset Gabungan Temukan Homalomena lingua-felis, Spesies Tumbuhan Baru Endemik Tapanuli

FAKTANASIONAL.NET – Kolaborasi riset yang melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah perguruan tinggi seperti ITB, UNS, IPB, dan Universitas Lampung berhasil mengidentifikasi spesies baru tumbuhan aroid (talas-talasan) endem…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 11 March 2026 📖 2 menit
Tim Riset Gabungan Temukan Homalomena lingua-felis, Spesies Tumbuhan Baru Endemik Tapanuli
/Dok. faktakalbar.id

FAKTANASIONAL.NET – Kolaborasi riset yang melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah perguruan tinggi seperti ITB, UNS, IPB, dan Universitas Lampung berhasil mengidentifikasi spesies baru tumbuhan aroid (talas-talasan) endemik Indonesia.

Flora yang ditemukan di wilayah Tapanuli, Sumatera Utara ini resmi diberi nama Homalomena lingua-felis.

Temuan ini telah dipublikasikan secara internasional dalam jurnal PhytoKeys Volume 271.

Meski memiliki kemiripan visual dengan Homalomena pexa, para peneliti memastikan adanya perbedaan signifikan pada aspek morfologi dan struktur genetik tanaman tersebut.

Karakteristik Unik "Lidah Kucing"

Baca Juga: Strategi “Bring Barrels Home”: Pertamina Amankan 1 Juta Barel dari Aljazair

Penamaan spesies ini diambil dari ciri fisik daunnya yang sangat khas. Tekstur permukaan daun yang tidak biasa menjadi kunci utama identifikasi awal di lapangan.

“Nama lingua-felis berasal dari bahasa Latin lingua dan feles yang berarti lidah dan kucing, merujuk pada tekstur unik permukaan daunnya,” kata Muhammad Rifqi Hariri, Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN.

Rifqi merinci bahwa permukaan atas daun spesies ini dipenuhi rambut lebat yang menyerupai tekstur lidah kucing.

Selain itu, Homalomena lingua-felis memiliki tangkai daun yang lebih pendek, permukaan bawah daun yang berbintil, serta struktur bunga jantan berbentuk kerucut.

“Karakter morfologi tersebut menjadi dasar utama dalam penetapan spesies ini sebagai spesies baru bagi ilmu pengetahuan,” tambahnya.

Metode Identifikasi dan Habitat

Identifikasi spesies ini bermula dari ekspedisi lapangan di kawasan Batang Toru pada Januari 2024. Tim peneliti menemukan sampel tumbuhan ini menempel pada dinding batu di sekitar air terjun pada ketinggian rendah.

Guna memperkuat temuan, tim melakukan kajian komprehensif yang membandingkan spesimen dengan koleksi herbarium yang ada.

Analisis DNA berbasis sekuens ITS juga dilakukan di laboratorium untuk memastikan posisi kekerabatan spesies ini dalam kelompok Homalomena.

Status Konservasi dan Ancaman

Walaupun baru ditemukan, Homalomena lingua-felis langsung diusulkan masuk dalam kategori Rentan (Vulnerable) menurut kriteria IUCN. Hal ini didasari pada sebaran populasinya yang sangat terbatas dan area hunian yang sempit.

Spesies endemik Sumatera Utara ini menghadapi ancaman serius berupa risiko kebakaran hutan. Selain itu, nilai estetikanya sebagai tanaman hias juga memicu kekhawatiran akan adanya pengambilan ilegal dari habitat alaminya.

Penemuan ini diharapkan dapat memperkuat basis data keanekaragaman hayati Indonesia sekaligus mendorong upaya perlindungan kawasan konservasi di wilayah Tapanuli.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK