Fakta Nasional

Timwas Haji DPR RI: Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Jauh dari Ekspetasi

MADINAH, FAKTANASIONAL.NET - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI meresa kecewa dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang dinilai jauh dari ekspektasi. Kekecawaan tersebut disampaikan oleh Anggota Timwas Haji DPR RI, Sigit Purnomo Said. Apa lag…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 15 June 2025 📖 1 menit
Timwas Haji DPR RI: Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Jauh dari Ekspetasi
Jutaan jemaah haji dari berbagai belahan dunia memadati area sekitar Masjidil Haram, Makkah, pada musim Haji 2026. Otoritas Arab Saudi melaporkan total jemaah tahun ini meningkat hingga 1,7 juta orang dengan dukungan penuh sistem digital dan efisiensi imigrasi./net.

MADINAH, FAKTANASIONAL.NET - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI meresa kecewa dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang dinilai jauh dari ekspektasi.

Kekecawaan tersebut disampaikan oleh Anggota Timwas Haji DPR RI, Sigit Purnomo Said. Apa lagi sebelum ini dia sempat melontarkan harapannya bahwa penyelenggaraan haji tahun ini akan menjadi yang terbaik.

"Saya sebagai DPR RI, yang paling percaya diri bahwa pelaksanaan haji tahun ini bakal keren, bakal bagus. Dalam rapat-rapat Komisi VIII sebelumnya saya selalu bilang, Insya Allah, di era pertama Pak Prabowo menjabat, haji ini pasti akan jadi yang terbaik," kata Sigit dalam pernyataanya yang dikutip, Minggu (15/6/2025).
 
Namun, kenyataan di lapangan menurutnya justru memalukan. Ia menyinggung berbagai persoalan yang muncul, terutama pada puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), serta fase pasca Armuzna yang penuh keluhan dari para jemaah.

"Pak, ini memalukan. Apa yang terjadi di Armuzna dan pasca Armuzna sudah sangat ramai di media. Saya pastikan, jika persoalan serupa masih terjadi di Madinah, saya akan jadi orang pertama yang mengecam langsung Kepala Daker Madinah saat evaluasi di Komisi VIII nanti," ujar Politisi Fraksi PAN ini.

Sigit menekankan, pelayanan kepada 106.265 jemaah haji Indonesia yang memasuki Madinah dari Makkah pada gelombang kedua harus dilakukan tanpa celah.

Ia meminta pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) betul-betul menjadikan fase Madinah sebagai penebus kekecewaan jemaah selama di Makkah.

"Ini soal kemanusiaan, soal tanggung jawab. Kami di DPR punya konstituen, punya daerah pemilihan, dan kami tidak bisa tinggal diam saat rakyat kami mengalami penderitaan dalam ibadah seumur hidupnya," tutupnya.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK