Fakta Nasional

TNI AL Kerahkan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta

TNI Angkatan Laut mengerahkan 20.980 prajurit untuk memperkuat pengamanan di Jakarta secara bertahap mulai awal November 2026. Pengerahan ini bertujuan menjaga stabilitas nasional sekaligus mempersiapkan latihan militer.

Penulis: argenteaayu Thursday, 05 November 2026 📖 1 menit
TNI AL Kerahkan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta

FAKTANASIONAL.NET - TNI Angkatan Laut secara resmi mengerahkan pasukan dalam jumlah besar ke wilayah DKI Jakarta. Kebijakan strategis ini merespons dinamika situasi keamanan ibu kota yang memerlukan penebalan pengamanan ekstra.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, memberikan konfirmasi resmi terkait kabar pengerahan tersebut. Ia menyampaikan pernyataan ini pada hari Rabu, 4 November 2026.

Menurut Tunggul, langkah ini murni merupakan bagian dari tugas negara. Tujuannya adalah menjaga stabilitas keamanan nasional serta melindungi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain pengamanan wilayah ibu kota, pergeseran ribuan prajurit ini juga berkaitan dengan agenda latihan militer. TNI AL segera menggelar latihan Operasi Pendaratan Khusus di Tangerang serta latihan Tembus Gelombang di Pandeglang.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, menjelaskan detail teknis mobilisasi pasukan. Pengerahan ini terbagi menjadi empat tahap berbeda berdasarkan Surat Telegram Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Tahap pertama dimulai pada tanggal 2 November 2026 dengan melibatkan 2.100 prajurit dari wilayah Jakarta. Satuan yang terlibat meliputi Korps Marinir, Koarmada I, Lantamal III, serta Kolinlamil.

Selanjutnya, pada tahap kedua dan ketiga tanggal 4 November 2026, TNI AL mendatangkan 5.740 personel dari luar kota. Pergerakan pasukan menggunakan jalur laut dengan KRI dan jalur darat menuju Jakarta.

Total keseluruhan personel yang dipersiapkan untuk memperkuat pengamanan ibu kota mencapai 20.980 prajurit. Seluruh pasukan nantinya berada di bawah kendali operasi Kodam Jaya sesuai instruksi komando atas.

Pengerahan pasukan skala besar ini terjadi di tengah situasi politik yang cukup hangat. Isu tersebut beriringan dengan pengusutan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo Subianto.[ayu]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK