Tolak Tawaran Gencatan Senjata Trump, Iran: Tak Ada Damai Sebelum Kompensasi Perang Dibayar!
FAKTANASIONAL.NET - Perang dengan Iran akan masuk fase penyerangan infrastruktur, AS dan Israel ingin menghancurkan infrastruktur Iran untuk menekan Iran agar menyerah. Ini karena semua proposal negosiasi yang dikirim oleh AS ke Iran dalam dua hari…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Perang dengan Iran akan masuk fase penyerangan infrastruktur, AS dan Israel ingin menghancurkan infrastruktur Iran untuk menekan Iran agar menyerah.
Ini karena semua proposal negosiasi yang dikirim oleh AS ke Iran dalam dua hari ini semua ditolak Iran, termasuk ajakan ceasefire 45 hari.
Bagi Iran, tidak akan ada penghentian perang selama syarat yang diajukan Iran tidak terpenuhi dan Iran akan terus menuntut syarat syarat utama itu.
Bayar kompensasi perang, program nuklir berlanjut, Iran kuasai Selat Hormuz, garansi Iran tidak diserang lagi, hak Iran atas uranium, stop serang proxi Iran dari Lebanon sampai Gaza, dll.
Jika AS dan Israel melanjutkan menyerang infrastuktur Iran, Iran akan segera menyerang semua infratruktur yang ada kaitannya dengan AS dan Israel di seluruh timur tengah.
Deadline yang dikasih Trump 48 akan segera berakhir, dan Iran tidak menunjukkan niat untuk mundur, Iran mengatakan tidak akan peduli dengan ancaman 48 jam, Iran sudah terbiasa dengan embargo dan ancaman selama 48 tahun.
Jika AS nekat melakukan serangan besar-besaran ke infrastruktur Iran, maka ini akan jadi awal collapse nya infrastruktur semua kawasan teluk. Dan ini akan semakin memperburuk krisis energi global.
Jika negara negara arab terus memberikan tempat dan wilayah mereka untuk dipakai AS menyerang infrastruktur Iran, maka seluruh infrastruktur negara arab juga akan jadi target sah Iran tanpa kecuali.
Trump mengatakan bahwa rakyat Iran adalah binatang, maka sah dihancurkan, bisa anda bayangkan retorika berbahaya dari seorang presiden sakit di AS seperti ini.
Gaya Trump mengatakan rakyat Iran binatang, adalah bentuk frustasi trump karena Iran tidak juga mau menyerah, padahal semua metodologi tekanan dan ancaman telah ditempuh oleh Trump. Iran tidak juga mau tunduk.
Negara negara arab yang saat ini terus memberikan tempat bagi AS untuk melanjutkan serangan ke Iran seperti Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, dan UAE akan membayar mahal, infrastruktur mereka akan dihancurkan Iran.
Dunia harus mencatat, AS dan Israel yang memulai perang ini dan mereka juga yang memulai menyasar infrastruktur sipil, maka mereka harus menerima konsekuensi dibalas. AS, Israel dan semua negara arab pendukungnya akan merasakan balasan.
Jika ada yang mengecam Iran karena menyerang negara arab, sesungguhnya mereka tidak paham peta geopolitik timur tengah, dan tidak mengerti bagaimana erat nya hubungan AS dan Israel dengan negara negara Arab itu dalam memusuhi Iran.
Saya termasuk prihatin melihat ada ustadz ustadz yang mengecam Iran karena menyerang negara teluk, ustadz ustadz ini berbicara tanpa data dan fakta yang jelas, keahlian mereka sebenarnya urusan wudhu, istinja, dan fikih kehidupan sehari-hari. Seharusnya mereka tidak memaksakan diri mengomentari GeoPolitik dengan membela negara negara Sunni zionis Arab di timur tengah. Ustadz ustadz goblok itu terus berkomentar sesuatu yang mereka gak pahami.
Semua negara arab sah dihancurkan oleh Iran, mereka adalah partner bisnis Trump dan partner agenda Israel raya Netanyahu, mereka bekerjasama untuk menghancurkan Iran yang dianggap batu sandungan terbesar ambisi Netanyahu dan Trump saat ini.
Semua negara arab yang membantu Israel dan AS menyerang Iran sah menjadi target balistik dan Hipersonik Iran, bahkan istana istana raja arab sah dihancurkan menjadi abu atas tindakan mereka berkolaborasi dengan Netanyahu dan Trump untuk melenyapkan Iran.
Perang saat ini bagi Iran adalah perang eksistensial (Al Harb Al Wujudiy), kejahatan perang AS dan Israel yang menghancurkan infrastruktur Iran wajib dibalas dengan kehancuran yang lebih besar.
Ustadz ustadz atau tokoh agama yang membela negara arab dan mengecam Iran atas serangan mereka ke negara teluk, adalah orang orang bodoh yang super goblok tentang isu GeoPolitik dan apa sebenarnya yang terjadi di dunia arab dalam konteks perang ini.
Saya sering melihat tokoh tokoh agama dan ustadz ustadz di Indonesia, memberikan statement bodoh mereka yang mengecam Iran dan membela negara arab di media, tanpa malu memamerkan kebodohan itu di depan publik.
Arab sejatinya tidak pernah berubah dari dulu, hanya umat Islam saja yang gak pernah pintar sampai sekarang.**
Tengku Zulkifli Usman
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.