Tragedi di Timur Tengah: 50 Orang Tewas Akibat Serangan Udara AS
FAKTANASIONAL.NET - Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memakan korban jiwa. Otoritas Teheran melaporkan bahwa lebih dari 50 orang tewas akibat rentetan serangan udara yang dilancarkan Washington sejak akhir Juni 2026. Berdasarkan lapora…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memakan korban jiwa. Otoritas Teheran melaporkan bahwa lebih dari 50 orang tewas akibat rentetan serangan udara yang dilancarkan Washington sejak akhir Juni 2026.
Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Iran yang dikutip Anadolu Agency, Senin (20/7/2026), korban tewas tersebut mencakup lima wanita dan dua anak-anak.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, merinci bahwa serangan tersebut juga melukai setidaknya 517 orang, di mana 35 di antaranya adalah perempuan dan 19 lainnya anak-anak.
Sebanyak 28 prosedur bedah darurat telah dilakukan, dan hingga kini, 32 pasien masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Konflik ini dipicu oleh perebutan pengaruh di Selat Hormuz, jalur air strategis yang menjadi inti perselisihan kedua negara. Pasukan AS menggempur target darat dan laut Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Pertempuran ini secara resmi menggagalkan nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata yang sebelumnya dimediasi oleh Pakistan dan ditandatangani pada Juni lalu.
Kondisi keamanan di Timur Tengah kini berada dalam ketidakpastian tinggi seiring dengan terus memanasnya situasi di lapangan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.