Undangan Presiden Xi Jinping kepada Presiden Prabowo Subianto untuk SCO Tianjin 2025
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pada awal September 2025 mendatang, Presidensi China akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi Shanghai Cooperation Organisation (SCO) di Tianjin. Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menegaskan bahwa Presiden Xi Jinping s…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pada awal September 2025 mendatang, Presidensi China akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi Shanghai Cooperation Organisation (SCO) di Tianjin.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menegaskan bahwa Presiden Xi Jinping secara khusus mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk hadir sebagai salah satu tamu utama dalam forum multilateral tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Wang Yi di Wisma Negara Diaoyutai, Beijing, pada Selasa (22/4/2025).
Undangan Presiden Xi Jinping kepada Presiden Prabowo bukan sekadar formalitas protokoler. Ini merupakan sinyal kuat kepercayaan Beijing terhadap Jakarta sebagai mitra strategis.
Selama beberapa tahun terakhir, kerja sama perdagangan bilateral China–Indonesia terus tumbuh signifikan, dengan nilai ekspor-impor yang menembus puluhan miliar dolar AS per tahun.
Hadirnya Prabowo di SCO Tianjin akan membuka ruang negosiasi lebih lanjut, termasuk potensi investasi infrastruktur, energi terbarukan, dan kerjasama pertahanan.
Dalam forum SCO, para pemimpin negara anggota akan membahas isu-isu global seperti keamanan siber, terorisme, dan stabilitas kawasan Asia Tengah.
Bagi Indonesia, kesempatan berbicara langsung dengan Presiden Xi menjadi momen strategis untuk mempromosikan ekosistem investasi hijau dan proyek pembangunan ibu kota baru Nusantara.
Wang Yi menyatakan bahwa Xi Jinping ingin mendalami pandangan Prabowo terkait sinergi pertahanan serta kerja sama maritim di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan.
Undangan resmi ini diharapkan dapat segera dijawab oleh pihak Indonesia melalui saluran diplomatik, seiring pertemuan tingkat menteri yang telah digelar antara Menlu Wang Yi–Sugiono dan Menhan Dong Jun–Sjafrie Sjamsoeddin.
Respon cepat dari Jakarta akan memperkuat citra Indonesia sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam diplomasi global.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.