Fakta Nasional

Upaya Mediasi di Tengah Memanasnya Konflik Iran dan Sekutu AS

FAKTANASIONAL,NET - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa sejumlah negara telah memulai langkah mediasi untuk meredam konflik di kawasan Timur Tengah. Meski tidak menyebutkan identitas negara-negara tersebut, Pezeshkian menegaskan po…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 07 March 2026 📖 1 menit
Upaya Mediasi di Tengah Memanasnya Konflik Iran dan Sekutu AS
Upaya Mediasi di Tengah Memanasnya Konflik Iran dan Sekutu AS/(REUTERS)

FAKTANASIONAL,NET - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa sejumlah negara telah memulai langkah mediasi untuk meredam konflik di kawasan Timur Tengah.

Meski tidak menyebutkan identitas negara-negara tersebut, Pezeshkian menegaskan posisi Iran yang tetap terbuka pada perdamaian abadi.

Namun, ia memberi catatan keras bahwa kedaulatan dan martabat bangsa Iran adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dalam proses negosiasi apa pun, dilansir pada 7 Maret 2026.

Pezeshkian menyatakan bahwa mediasi seharusnya diarahkan kepada pihak-pihak yang telah meremehkan rakyat Iran dan memicu konflik bersenjata ini.

Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran negara-negara tetangga Arab yang mulai menghitung dampak serangan rudal Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat.

Iran bersikeras bahwa aksi militer mereka adalah bentuk pertahanan diri atas provokasi yang terjadi sebelumnya.

Posisi negara-negara Arab di sekitar Teluk kini berada di ujung tanduk. Mereka harus menyeimbangkan hubungan diplomatik dengan AS sembari menjaga keamanan infrastruktur energi mereka dari potensi serangan balasan.

Pezeshkian menekankan bahwa stabilitas kawasan hanya bisa tercapai jika semua pihak menghormati kedaulatan Iran dan berhenti melakukan intervensi militer yang merugikan stabilitas regional.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK