Fakta Nasional

Warga Amerika Serikat Diminta Bersiap Lakukan Perjalanan Darurat, Donald Trump Sedang Pertimbangkan Operasi Tempur Skala Besar ke Iran

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk memulai kembali operasi tempur berskala besar terhadap Iran. Dia menilai Teheran belum merasakan penderitaan yang cukup. "Saya sedang mempertimbangkan sera…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 24 July 2026 📖 1 menit
Warga Amerika Serikat Diminta Bersiap Lakukan Perjalanan Darurat, Donald Trump Sedang Pertimbangkan Operasi Tempur Skala Besar ke Iran

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk memulai kembali operasi tempur berskala besar terhadap Iran. Dia menilai Teheran belum merasakan penderitaan yang cukup.

"Saya sedang mempertimbangkan serangan masif. Lebih besar dari yang pernah ada sebelumnya. Saya sudah hampir membuat keputusan. Kita sudah bersiap sepenuhnya untuk itu," katanya pada Jumat (24/7/2026).

Donald Trump mengakui keputusannya itu akan membawa konsekuensi, tapi ia menyatakan belum membuat keputusan akhir atau menetapkan tenggat waktu. Dia mengatakan Israel akan ambil peran dalam serangan itu.

"Israel akan bergabung dalam waktu dua menit jika saya meminta mereka", ujarnya.

Donald Trump juga mengatakan akan ada konsekuensi jika Israel bergabung dalam serangan tersebut. Dia mengklaim para pejabat Iran ingin bernegosiasi, tetapi belum siap untuk mencapai kesepakatan.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri AS (State Department) telah mengeluarkan imbauan mendesak warga negara AS di Timur Tengah untuk bersiap menghadapi situasi perjalanan darurat, akibat potensi pembatalan penerbangan dan gangguan perjalanan udara sebagai dampak dari perang Iran. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK