Fakta Nasional

Wartawan Amerika Serikat Bertugas di Irak Disandera Milisi

BAGHDAD, FAKTANASIONAL.NET - Seorang wartawan berkebangsaan Amerika Serikat dicukil di Baghdad, Irak. Penculikan itu terkonfirmasi dan diduga dilakukan kelompok milisi Kataib Hezbollah yang beraliansi dengan Iran. Identitas wartawan yang diculik dik…

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 01 April 2026 📖 1 menit
Wartawan Amerika Serikat Bertugas di Irak Disandera Milisi

BAGHDAD, FAKTANASIONAL.NET - Seorang wartawan berkebangsaan Amerika Serikat dicukil di Baghdad, Irak. Penculikan itu terkonfirmasi dan diduga dilakukan kelompok milisi Kataib Hezbollah yang beraliansi dengan Iran.

Identitas wartawan yang diculik diketahui bernama Shelly Kittleson, seorang kontributor untuk berbagai media berita internasional.

“FBI saat ini sedang berkoordinasi intensif dengan pejabat Irak untuk mengamankan pembebasan jurnalis tersebut,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri untuk Urusan Publik Global, Dylan Johnson, seperti dikutip dari Yeni Safak, Rabu 1 April 2026.

Kementerian Luar Negeri AS sebelumnya telah memberikan peringatan kepada individu terkait mengenai potensi ancaman keamanan di wilayah tersebut.

Insiden penculikan ini memicu aksi pengejaran dramatis oleh pasukan keamanan Irak. Petugas mengejar mobil yang digunakan oleh para penculik hingga kendaraan tersebut terbalik.

Satu orang berhasil diringkus di lokasi kejadian, sementara pencarian terhadap tersangka lainnya masih terus berlanjut.

Hingga saat ini, upaya untuk melacak keberadaan Kittleson masih berlangsung, namun Kementerian Dalam Negeri Irak belum mengungkap motif di balik penculikan tersebut.

Penculikan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di Irak pasca-dimulainya kampanye militer AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Konflik regional tersebut telah menciptakan lingkungan yang sangat berisiko bagi warga asing di Irak.

Merespons insiden ini, Kementerian Luar Negeri AS kembali menegaskan status Travel Advisory Level 4 untuk Irak, yang merupakan tingkat peringatan tertinggi.

Pemerintah AS mendesak seluruh warga negaranya, termasuk jurnalis, untuk menghindari perjalanan ke Irak. Warga AS yang saat ini masih berada di Irak diminta untuk segera meninggalkan negara tersebut demi keselamatan jiwa.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK