“Pihak rumah sakit harus segera memberikan penjelasan terkait isu ini untuk menghentikan keresahan publik,” tambah politikus PKS itu.
Sebagai bentuk dukungan, Achmad Yani pun membuka kanal aspirasi bagi masyarakat yang ingin melaporkan tindakan serupa.
“Jangan ada warga Jakarta yang ragu untuk melaporkan. Kami, Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, siap membela hak rakyat,” pungkasnya.
Dugaan adanya kebijakan diskriminatif terhadap tenaga medis berhijab di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, memicu reaksi keras dari berbagai pihak.
Kasus ini mencuat setelah beredar surat dari DR. dr. Diani Kartini SpB, subsp.Onk(K), yang menyebut adanya pertanyaan dalam wawancara penerimaan tenaga medis di RS Medistra, mengenai kesediaan membuka hijab jika diterima bekerja di sana.[ald]











