Opini  

Jeruk Makan Jeruk dan Macan Ketemu Singa, Prabowo Harus Ganti Kepala!

Publik kiranya sulit percaya aparat memeriksa aparat lainnya, apalagi aparat yang sebelumnya memeriksa, justru menyerahkan penyidikan pada institusi asal aparat tersebut. Inilah yang disebut publik sebagai jeruk makan jeruk.

Makanya istilah shock terapi yang dilakukan Kortas Tipikor Mabes Polri terhadap Eks Jampidsus lebih tepat daripada murni pemberantasan korupsi. Istilah ILC Karni Ilyas baru-baru ini, Bukan Cicak Lawan Buaya, Tapi Macan Ketemu Singa.

Sudah seharusnya Presiden Prabowo tidak lagi sekadar mencari solusi instan terhadap kasus ini. Pihak-pihak yang punya persoalan, khusus kepala-kepalanya, yakni Kapolri dan Jaksa Agung segera diganti.

Kalau tidak, rasanya sangat sulit kalau kasus ini benar-benar akan diusut tuntas. Apalagi sudah muncul sinyalemen bahwa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah akan melakukan perlawanan hukum terhadap apa yang dialaminya.

Oleh: ERIZAL (aktivis pegiat media sosial. Sumber: FB @erizal.sastra