Impor Mobil Pikap India: Skema Cicilan Tanpa Beban APBN

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) saat memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pemerintah berkomitmen menempatkan perwakilan lintas sektor di PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) guna memastikan tata kelola yang transparan dan mencegah praktik monopoli pasar ekspor./(instagram )

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Rencana pengadaan 105 ribu unit mobil pikap dari India untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sempat memicu tanya terkait beban anggaran negara.

Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa proyek ini tidak menambah risiko fiskal bagi APBN, dilansir pada 24 Februari 2026.

Pembiayaan impor armada senilai Rp24,66 triliun ini bersumber dari pinjaman bank-bank milik negara (Himbara). Pemerintah hanya bertugas membayar cicilan sekitar Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.