Meskipun terjadi penurunan, banyak pihak tetap melihat emas sebagai aset safe haven.
Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam di Zaner Metals, menegaskan bahwa dalam jangka panjang, emas akan terus menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari perlindungan dari fluktuasi pasar.
Selain itu, para bank sentral diperkirakan akan terus melakukan pembelian emas guna mendiversifikasi cadangan mereka dari ketergantungan pada dolar AS.
David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, menyebut bahwa pergerakan harga emas saat ini hanyalah retracement dalam tren menyamping menuju level yang lebih tinggi.
Meski demikian, para analis memperingatkan bahwa campuran faktor pasar fisik dan finansial dapat menekan harga emas pada akhir tahun 2025. HSBC memperkirakan rata-rata harga emas akan mendekati US$3.015 per troy ons, sehingga strategi investasi harus disesuaikan dengan dinamika pasar yang terus berubah.
Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan global serta kebijakan perdagangan yang dapat mempengaruhi pasar emas.[dit]
**











