Selain itu, masyarakat di sekitar tepi sungai diimbau untuk menghindari aktivitas karena potensi aliran awan panas dan lahar yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan menyiagakan sumber daya untuk merespons apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.
Masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan aparat setempat.
Protokol keselamatan dan evakuasi telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi bahaya seperti guguran lava dan lahar dingin yang dapat mengancam keselamatan warga.
Kewaspadaan dan kesiapan bersama menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana alam ini.[dit]











