Ia mengkritik negara-negara yang diam ketika anak-anak dan perempuan menjadi korban kekerasan. Sikap kritis tersebut menambah bobot diplomasi kedua negara yang turut menegaskan posisi mereka di forum internasional seperti PBB, G20, D8, dan MIKTA.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Erdogan menyampaikan apresiasi atas posisi Indonesia. Turki berjanji untuk selalu bekerja sama dalam upaya rekonstruksi Gaza dan mempertahankan hak asasi Palestina.
Pertemuan ini jelas menguatkan sinergi antara Indonesia dan Turki dalam mendorong tatanan global yang lebih adil dan berpihak kepada negara-negara berkembang. Kebijakan yang bersifat kontekstual dan proaktif ini diyakini akan menciptakan momentum positif demi perdamaian dunia.
Pertemuan ini menyatukan tekad dua pemimpin global untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina dan stabilitas keamanan internasional.
Sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, melainkan juga menjadi inspirasi bagi kerja sama global yang lebih inklusif.[dit]











