Jika data kelangkaan dipakai dasar impor, harga beras lokal akan tertekan dan petani kehilangan insentif. Amran menjelaskan bahwa impor saat stok dalam negeri masih tinggi justru menurunkan semangat produksi. Untuk mencegahnya, pemerintah telah:
Memberikan Subsidi Pupuk agar biaya produksi petani terjangkau.
Menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) guna menjaga kestabilan harga di tingkat petani.
Memperkuat Pengawasan Data melalui digitalisasi dan audit berkala.
Dengan langkah tegas ini, Kementan menegaskan komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Petani diharapkan semakin termotivasi, dan konsumen dapat menikmati pasokan beras yang cukup, stabil, serta terjangkau.[dit]











